Waktu Sekarang

17 September 2026 16:16

Nomor 3 bergerak. Dukungan menguat. Karangmukti memasuki babak baru menuju Pilkades 2026–2034.

Kategori : ,

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

matarajawali.net; KARANGMUKTI, KARANGBAHAGIA, Bekasi –  Suasana Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karangmukti periode 2026–2034 mulai menghangat. Pawai akbar pendukung calon petahana, Sumardi, digelar pada Rabu (16/9/2026), dengan iring-iringan massa yang membawa atribut nomor urut 3.

Pawai tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan sekaligus konsolidasi simpatisan Sumardi menjelang pelaksanaan Pilkades Karangmukti. Sepanjang perjalanan, para pendukung membawa atribut dan menyerukan dukungan terhadap calon nomor urut 3.

Bagi pendukungnya, pawai bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menunjukkan kekompakan dan semangat memenangkan Sumardi dalam kontestasi Pilkades mendatang.

Dorongan Warga, Alasan Sumardi Kembali Maju

Sumardi kembali maju dalam Pilkades Karangmukti setelah mendapat dorongan dari masyarakat. Sebagai petahana, ia membawa gagasan untuk melanjutkan sejumlah program pembangunan yang telah berjalan sekaligus menyelesaikan program yang belum terealisasi.

Keberlanjutan pembangunan desa menjadi salah satu pesan yang dibawa dalam pencalonannya. Sumardi menilai kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijawab melalui kerja dan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan warga.

Nomor 3 Jadi Identitas Pendukung

Sejak pengundian nomor urut, angka 3 semakin melekat dengan pencalonan Sumardi. Dalam pawai Rabu tersebut, nomor 3 tampak menjadi identitas yang dibawa dan digaungkan para pendukung.

Meriahnya pawai menunjukkan dinamika politik desa mulai meningkat. Namun, seluruh kandidat dan pendukung diharapkan tetap menjaga persaudaraan, keamanan, serta ketertiban agar tahapan Pilkades berlangsung aman dan demokratis.

Pilkades Karangmukti periode 2026–2034 kini memasuki tahapan yang semakin dinamis. Masing-masing calon memiliki basis dukungan dan strategi untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat.

Bagi Sumardi, pawai akbar tersebut menjadi momentum untuk mempertegas langkah menuju kontestasi. Sementara keputusan akhir tetap berada di tangan masyarakat Karangmukti melalui suara yang diberikan pada hari pemungutan suara.(riz)

No Tag
Matarajawali
Di Post : 10 jam Yang Lalu
Berita Serupa
Kategori 1
Kategori 3
Kategori 2
Kategori 4