Waktu Sekarang

17 September 2026 17:02

Perhutani KPH Bondowoso Tandatangani dan Serahkan PKS Agroforestry kepada LMDH Spirit Ijen dan LMDH Gunung Hijau

Kategori : ,

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

matarajawali.net; BONDOWOSO – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Spirit Ijen Desa Jampit dan LMDH Gunung Hijau Desa Kaligedang, Kecamatan Sempol, melaksanakan penandatanganan dan penyerahan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Agroforestry. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sukosari, Kabupaten Bondowoso, Rabu (16/09/2026).

Penandatanganan dan penyerahan PKS tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Perhutani dan masyarakat desa hutan dalam pemanfaatan kawasan hutan melalui pola agroforestry yang tetap memperhatikan aspek kelestarian fungsi hutan, produktivitas lahan, serta peningkatan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Administratur Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir, S.Hut., didampingi Wakil Administratur Bondowoso Utara dan Bondowoso Selatan, Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis, Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata, Kepala Seksi Pengelolaan Sumber Daya Hutan, Asisten Perhutani (Asper) Sukosari beserta jajaran, serta perwakilan LMDH Spirit Ijen dan LMDH Gunung Hijau.

Dalam sambutannya, Administratur Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir, S.Hut., menyampaikan bahwa kerja sama agroforestry merupakan bentuk kolaborasi antara Perhutani dan masyarakat desa hutan dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan dengan tetap menjaga fungsi ekologis kawasan hutan.

“PKS Agroforestry ini bukan hanya menjadi landasan kerja sama, tetapi juga merupakan komitmen bersama antara Perhutani dan masyarakat untuk mengelola kawasan hutan secara bertanggung jawab. Pemanfaatan lahan harus tetap memperhatikan kaidah kehutanan, kelestarian lingkungan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa hutan,” jelas Misbakhul.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program agroforestry membutuhkan peran aktif seluruh pihak, baik Perhutani maupun LMDH, terutama dalam menjaga tanaman, mencegah gangguan keamanan hutan, serta memastikan kegiatan pemanfaatan kawasan berjalan sesuai dengan ketentuan dalam PKS.

Sementara itu, Ketua LMDH Spirit Ijen Tolak Iman menyampaikan apresiasi kepada Perhutani KPH Bondowoso atas terlaksananya penandatanganan dan penyerahan PKS Agroforestry tersebut. Menurutnya, kerja sama ini memberikan kepastian dan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengelolaan kawasan hutan secara produktif dan berkelanjutan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani KPH Bondowoso. Kami bersama masyarakat siap mendukung dan melaksanakan kerja sama ini dengan penuh tanggung jawab. Harapannya, program agroforestry dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan,” ungkap Tolak Iman.

Melalui penandatanganan dan penyerahan PKS Agroforestry tersebut, Perhutani KPH Bondowoso berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat dengan LMDH dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari, produktif, dan memberikan manfaat sosial ekonomi bagi masyarakat desa hutan. (Sup)

No Tag
Matarajawali
Di Post : 3 jam Yang Lalu
Berita Serupa
Kategori 1
Kategori 3
Kategori 2
Kategori 4