Matarajawali.net–SITUBONDO – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Situbondo mendapat perhatian serius dari Polres Situbondo. Untuk memastikan seluruh dapur SPPG Polri beroperasi sesuai standar, Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc. memimpin langsung monitoring dan pengawasan ke lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri, Senin (13/7/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Pedoman Teknis Tata Kelola Program MBG Tahun 2026 serta tindak lanjut perintah Irwasda Polda Jawa Timur agar seluruh SPPG Polri dilakukan pengecekan kesiapan operasional.
Dalam kegiatan tersebut Kapolres didampingi Plt. Kasiwas IPDA Fero Kurniawan, S.H., Kasi Humas IPDA H. Slamet Yuwono, S.H., beserta anggota, serta Kapolsek Asembagus, Panarukan, Kendit, Bungatan dan Besuki. Monitoring dilakukan di SPPG Polri Asembagus, Panarukan, Kendit, Bungatan dan Besuki bersama para pengelola masing-masing dapur.
Selama pengecekan, Kapolres bersama tim memeriksa berbagai aspek penting mulai identitas dan legalitas SPPG, kelengkapan sertifikasi, kondisi bangunan, ruang produksi, peralatan, kebersihan dan sanitasi, sumber daya manusia, proses produksi dan distribusi makanan, pengelolaan limbah, hingga penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
AKBP Bayu Anuwar Sidiqie menegaskan bahwa pengawasan dilakukan agar seluruh proses penyediaan makanan bergizi benar-benar memenuhi standar keamanan pangan sehingga makanan yang diterima para pelajar aman, sehat dan berkualitas.
“Program Makan Bergizi Gratis merupakan program yang menyangkut kesehatan generasi penerus bangsa. Karena itu seluruh proses mulai dari pengolahan, distribusi hingga kebersihan dapur harus memenuhi standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Situbondo bersama tim juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional setiap SPPG, mulai dari kelengkapan administrasi, penerapan standar operasional, kebersihan lingkungan dapur, proses pengolahan dan pendistribusian makanan, hingga sistem pengelolaan limbah dan keselamatan kerja.
AKBP Bayu memberikan sejumlah arahan kepada pengelola SPPG agar terus melakukan penyempurnaan pada setiap aspek pelayanan. Ia menekankan pentingnya menjaga standar higienitas, memperkuat penerapan SOP di lingkungan kerja, melengkapi administrasi pendukung, serta memastikan seluruh proses pengolahan makanan dilakukan secara aman, bersih, transparan, dan sesuai ketentuan.
Menurutnya, monitoring ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan agar kualitas pelayanan di seluruh SPPG Polri di Kabupaten Situbondo semakin baik serta mampu memberikan manfaat optimal bagi para penerima Program Makan Bergizi Gratis.
Selain itu, Kapolres juga menginstruksikan agar seluruh dapur SPPG melengkapi dan memasang Standar Operasional Prosedur (SOP) di area kerja sehingga mudah dibaca dan dipahami seluruh petugas dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Hasil monitoring juga menunjukkan seluruh SPPG Polri di Kabupaten Situbondo telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Kapolres juga mengingatkan agar seluruh pengelolaan anggaran dilaksanakan secara transparan, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurut AKBP Bayu, monitoring rutin menjadi bagian dari upaya Polres Situbondo mendukung suksesnya Program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan pemerintah.
“Kami ingin memastikan seluruh SPPG memberikan pelayanan terbaik, menjaga kualitas makanan, kebersihan dapur, serta tata kelola yang baik sehingga manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh para pelajar di Kabupaten Situbondo,” pungkasnya.(sup)



