Waktu Sekarang

9 Juli 2026 13:22

Diskopindag Kota Malang Gelar Bimtek Inovasi Pengembangan Produk Industri Hijau untuk IKM

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Matarajawali.net–KOTA MALANG – Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Pengembangan Produk Industri Hijau bagi Industri Kecil Menengah (IKM) Kota Malang selama dua hari, Rabu-Kamis (8-9 Juli 2026), di Tuwuh Hotel at Kayutangan, Kota Malang.

Kegiatan yang didanai melalui APBD Kota Malang Tahun Anggaran 2026 tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku IKM dalam mengembangkan produk inovatif berbasis konsep industri hijau melalui pemanfaatan limbah plastik menjadi produk bernilai tambah dan memiliki nilai ekonomi.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang, Dr. Eko Sri Yuliadi, S.Sos., M.M., serta dihadiri narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup bersama Komunitas PelaNusa, pejabat fungsional, staf Bidang Perindustrian, dan puluhan peserta.

Dalam laporan panitia disampaikan bahwa pelatihan ini memiliki tiga tujuan utama, yakni memberikan keterampilan teknis dalam mengolah limbah plastik dan kain perca batik menjadi produk kreatif dan bernilai jual, mendorong lahirnya inovasi produk ramah lingkungan sebagai strategi meningkatkan daya saing IKM, serta mengurangi timbulan limbah plastik melalui pemanfaatan kembali (upcycling) menjadi produk yang bermanfaat.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi sekaligus praktik langsung membuat berbagai produk kreatif dengan memanfaatkan limbah plastik, seperti kantong kresek, plastik kemasan, bubble wrap bekas, serta kain perca sebagai bahan baku utama.

Panitia pelaksana berasal dari Bidang Perindustrian Diskopindag Kota Malang. Sebanyak 62 peserta mengikuti kegiatan ini yang merupakan usulan hasil Musrenbang Kelurahan dan Musrenbang Tematik. Peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat, di antaranya Kelurahan Lowokwaru, Bandungrejosari, Sawojajar, Arjowinangun, Cemorokandang, Gading Kasri, organisasi GMNI, IMM, Komunitas Wirausaha Pemuda Pemula, Pemuda Muhammadiyah, LKSA Puteri Asia, Rumpun, JJPRI, HWDI, hingga kelompok lansia.

Panitia berharap melalui bimbingan teknis ini, pelaku IKM Kota Malang mampu menghasilkan produk-produk kreatif yang ramah lingkungan, memiliki daya saing tinggi, sekaligus memberikan kontribusi dalam pengurangan sampah plastik melalui konsep ekonomi sirkular dan industri hijau.

No Tag
Matarajawali
Di Post : 30 detik Yang Lalu
Berita Serupa
Kategori 1
Kategori 3
Kategori 2
Kategori 4