Waktu Sekarang

2 Oktober 2026 08:24

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Sejumlah Menteri dan Pejabat Strategis Berganti

Kategori : ,

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

matarajawali.net; JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih. Reshuffle tersebut ditandai dengan pelantikan sejumlah menteri, wakil menteri, kepala lembaga, hingga pejabat kepolisian di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Pelantikan menteri dan wakil menteri dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 104/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Dalam perombakan kali ini, sejumlah posisi strategis mengalami perubahan. Bahlil Lahadalia dipercaya menjadi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, sementara Sugiono bergeser dari posisi Menteri Luar Negeri menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Posisi Menteri Luar Negeri kemudian dipercayakan kepada diplomat karier Arrmanatha Christiawan Nasir. Sementara Muhammad Sarmuji dilantik sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.

Perubahan juga terjadi pada posisi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Presiden Prabowo melantik Dudung Abdurachman untuk menduduki posisi tersebut.

Selain jajaran menteri, sejumlah wakil menteri juga dilantik, yakni Drajad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan, Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian, serta Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.

Salah satu perubahan yang menjadi perhatian dalam rangkaian reshuffle kali ini adalah pergantian pucuk pimpinan Polri.

Komjen Pol. Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pada saat yang sama, Listyo Sigit Prabowo dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Pergantian tersebut menjadi bagian dari perubahan pada sejumlah jabatan strategis pemerintahan dan aparat penegak hukum.

Selain itu, Dedi Prasetyo dilantik sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional. Ariyanto Wibowo dipercaya sebagai Wakil Kepala BPKP, sedangkan Muhammad Fadil Imran dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.

Dalam rangkaian pelantikan pada 1 Oktober 2026, sebanyak 18 pejabat dilantik dalam sejumlah posisi, mulai dari menteri koordinator, menteri, wakil menteri, kepala lembaga hingga pimpinan Polri.

Perombakan ini menjadi reshuffle kabinet terbaru pada pemerintahan Prabowo. Sejumlah perubahan tersebut membuat konfigurasi Kabinet Merah Putih kembali mengalami penyesuaian menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Pemerintah menyatakan perubahan susunan tersebut dilakukan melalui keputusan presiden dan proses pelantikan resmi di Istana Negara. Sementara alasan dan dampak politik dari perubahan sejumlah posisi strategis tersebut menjadi bagian yang masih menjadi perhatian publik dan pengamat.

Dengan susunan baru tersebut, para pejabat yang dilantik kini menghadapi tugas untuk menjalankan program pemerintah sesuai bidang masing-masing hingga berakhirnya periode pemerintahan 2024–2029.(riz)

No Tag
Matarajawali
Di Post : 46 detik Yang Lalu
Berita Serupa
Kategori 1
Kategori 3
Kategori 2
Kategori 4