matarajawali.net; Kab.MALANG — Desa Malangsuko, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, menggelar acara ruatan dan bersih desa yang dikemas dalam tradisi sedekah bumi. Kegiatan tersebut menjadi momentum kebersamaan sekaligus ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil bumi yang diperoleh selama ini.
Acara yang untuk pertama kalinya digelar di Desa Malangsuko tersebut dihadiri tokoh masyarakat, ulama, serta sejumlah elemen masyarakat. Turut hadir pula tujuh mantan Camat Tumpang yang datang untuk menghormati sekaligus ikut dalam rangkaian tradisi sedekah bumi masyarakat Malangsuko.
Nuansa tradisi semakin terasa dengan ditampilkannya gunungan hasil bumi dari sejumlah dusun. Sedikitnya terdapat lima gunungan yang berisi hasil panen dan hasil bumi masyarakat setempat.

Gunungan tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus menggambarkan potensi pertanian dan hasil bumi yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Malangsuko.
Kepala Desa: Perkuat Kerukunan Warga
Kepala Desa Malangsuko, Soleh, berharap pelaksanaan ruatan dan sedekah bumi tersebut tidak hanya menjadi tradisi, tetapi juga mampu mempererat kerukunan masyarakat.
“Semoga dengan tergelarnya acara ini akan menambah kerukunan antarwarga dan antara umat beragama,” ujar Soleh.
Ia juga berharap ketulusan masyarakat dalam melaksanakan sedekah bumi membawa keberkahan bagi sektor pertanian dan kehidupan warga.
“Saya juga berharap dengan ikhlasan warga dalam melakukan sedekah bumi ini, pertanian di desa semakin subur, rezekinya juga melimpah,” lanjutnya.
Soleh berharap Desa Malangsuko ke depan menjadi desa yang gemah ripah loh jinawi, dengan hasil panen yang melimpah serta kehidupan masyarakat yang makmur, tenteram dan sejahtera.
“Akhirnya Desa Malangsuko menjadi desa yang gemah ripah loh jinawi, melimpah hasil panennya, dan makmur, tenteram, sejahtera masyarakatnya,” harapnya.
Menurut panitia, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi agenda yang terus dilestarikan sehingga tidak hanya menjadi simbol rasa syukur, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antar warga.
Pelaksanaan ruatan dan bersih Desa Malangsuko sekaligus menunjukkan bahwa tradisi lokal masih memiliki tempat penting di tengah kehidupan masyarakat. Semangat gotong royong, kerukunan, dan rasa syukur menjadi bagian yang menonjol dalam gelaran perdana tersebut.(suy)



