Waktu Sekarang

30 April 2026 04:13

HUT ke-112, Kota Malang Usung Semangat Transformasi dan Identitas Berkelas

Kategori :

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Matarajawali.net–Kota Malang–Dalam kesempatan yang sama, Wahyu Hidayat juga menyinggung peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang tahun 2026. Pada momentum tersebut, Pemerintah Kota Malang mengusung tema “Ngalam Melintas, Bergerak Tuntas, Mbois Berkelas” sebagai refleksi arah pembangunan ke depan.

Wahyu menjelaskan, tema tersebut memiliki makna mendalam. “Ngalam Melintas” menggambarkan tekad untuk melampaui batas dan tidak sekadar mengikuti arus perkembangan zaman. Sementara “Bergerak Tuntas” mencerminkan komitmen untuk menyelesaikan setiap program pembangunan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Adapun “Mbois Berkelas” menjadi simbol identitas Kota Malang yang unggul, berkarakter, dan membanggakan.

Menurutnya, di usia yang semakin matang, Kota Malang dituntut untuk terus bertransformasi menjadi kota yang adaptif, inovatif, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Ia memaparkan bahwa selama 112 tahun perjalanan, Kota Malang telah mencatat berbagai kemajuan di sejumlah sektor. Peningkatan kualitas pelayanan publik terus dilakukan, pembangunan infrastruktur berjalan secara bertahap, serta sektor pariwisata menunjukkan pertumbuhan yang positif.

Selain itu, perkembangan UMKM dan ekonomi kreatif juga semakin pesat, didukung oleh inovasi dan pemanfaatan teknologi digital. Di sisi lain, upaya menjaga kualitas lingkungan dan kebersihan kota terus menjadi prioritas pemerintah daerah.

Meski demikian, Wahyu tidak menampik bahwa masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi bersama. Beberapa di antaranya adalah kesenjangan sosial, kepadatan lalu lintas yang berujung kemacetan, kualitas lingkungan di sejumlah titik yang perlu ditingkatkan, serta dinamika persaingan global yang semakin ketat.

Ia menilai, tantangan tersebut harus dijawab dengan kebijakan yang tepat serta dukungan dari seluruh pihak. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan pembangunan berjalan inklusif dan berkelanjutan.

Wahyu juga menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Peran DPRD, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga masyarakat luas sangat dibutuhkan dalam mewujudkan visi pembangunan Kota Malang.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, ia optimistis Kota Malang mampu menghadapi berbagai tantangan dan terus melangkah menuju kota yang maju, berdaya saing, serta memiliki identitas yang khas.

“Perjalanan panjang ini menjadi modal berharga bagi kita semua untuk terus berbenah dan melangkah lebih jauh. Dengan sinergi yang kuat, Kota Malang akan mampu mencapai pembangunan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berkelas,” pungkasnya.(Aji)

No Tag
Matarajawali
Di Post : 4 minggu Yang Lalu
Berita Serupa
Kategori 1
Kategori 3
Kategori 2
Kategori 4