Matarajawali.net–Cikarang Barat, 25 April 2026 – Bursa pencalonan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kalijaya periode 2026-2034 kian ramai. Salah satu tokoh muda, Nuriski Hardiansyah, resmi menyatakan siap maju dengan mengusung tagline “Berani Terbuka, Siap Mendengar”
Dalam penyampaian visi-misinya, Nuriski menekankan pentingnya peran BPD sebagai jembatan antara pemerintah desa dan masyarakat.
Visi
“Mewujudkan BPD yang terbuka, komunikatif, dan berpihak pada aspirasi masyarakat.”
Misi
1. Meningkatkan sosialisasi dan keterbukaan informasi desa. Nuriski menilai informasi program, anggaran, dan kebijakan desa harus mudah diakses warga agar tidak ada jarak antara pemerintah dan masyarakat.
2. Mendorong musyawarah yang terbuka dan melibatkan warga.Ia berkomitmen menjadikan BPD sebagai ruang diskusi yang aktif, di mana setiap warga Kalijaya punya kesempatan bersuara.
3. Menampung dan mengawal aspirasi serta kritik masyarakat. Menurutnya, kritik adalah bentuk kepedulian. BPD harus hadir untuk memastikan setiap masukan warga dikawal hingga ada tindak lanjut nyata.
“BPD tidak boleh jadi menara gading. Tugas kita mendengar, menyambungkan, dan memastikan suara warga benar-benar jadi dasar kebijakan desa,” ujar Nuriski.
Pencalonan Nuriski mendapat respons positif dari sejumlah tokoh pemuda Kalijaya. Mereka berharap hadirnya calon dari generasi muda bisa membawa semangat baru dalam tata kelola pemerintahan desa yang lebih transparan dan partisipatif.
Tahapan pemilihan BPD Kalijaya periode 2026-2034 dijadwalkan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan sesuai agenda panitia pemilihan tingkat desa.(Risky)



