matarajawali.net; BONDOWOSO – Tiga orang pendaki yang tersesat di jalur Gunung Krincing, Desa Wonosari, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh tim gabungan, Rabu 19 Agustus 2026 pukul 18.30 WIB.
Ketiga korban diketahui berangkat mendaki sejak Senin 17 Agustus 2026. Mereka sempat berpisah dengan pemandu, Sdr. Dava, di kawasan perkebunan karena memutuskan melanjutkan perjalanan saat pemandu cedera dan mengajak turun.
Identitas Korban pendaki yang tersesat
1. *Eza Yuan Bintang Aidil Fitroh*, 22 tahun, warga Desa Lumutan, Kecamatan Botolinggo, Bondowoso
2. *Steven Juventino Natanael Putra*, 20 tahun, warga Magelang Selatan, Jawa Tengah
3. *I Gusti Ngurah Rai Adi Saputra*, 22 tahun, warga Mengwi, Bali
Informasi adanya 3 orang tersesat diterima BPBD Kab. Bondowoso pada Rabu 19 Agustus 2026 pukul 11.00 WIB. Laporan masuk melalui jalur pendakian Desa Kabuaran, Kec. Grujugan.
Pukul 13.00 WIB tim gabungan bergerak dari basecamp Kopian Dsn. Patirana menuju titik koordinat terakhir yang dikirim korban. Tim dipimpin langsung Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M dan didampingi Wakapolres Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H.
Setelah penyisiran selama 5 jam, ketiga korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 18.30 WIB di sekitar titik koordinat dalam kondisi sehat namun kelelahan dan kehabisan logistik sejak Senin 18 Agustus pukul 17.00 WIB.
Sebelum dibawa turun, tim memberikan makan malam kepada korban. Pukul 19.00 WIB evakuasi dilanjutkan dan tiba di basecamp pukul 23.30 WIB. Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Grujugan untuk pemeriksaan kesehatan dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.
Tim Gabungan yang Terlibat:
11 personel Polres Bondowoso, 1 personel Koramil Grujugan, 6 personel BPBD, 2 relawan setempat, serta didukung PJU Polres, Kapolsek Grujugan AKP Made Rembawa, S.H., Kasat Intelkam AKP Noky Widhiantoro, Camat Grujugan Kristianto, dan Kalaksa BPBD Kristianto Putro Prasojo, S.T., M.M.
Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo menekankan agar operasi pencarian mengedepankan keselamatan personel dan dilakukan secara terukur sesuai kondisi medan.
Ia juga menghimbau masyarakat yang akan mendaki agar mempersiapkan logistik, perlengkapan, dan penerangan secara matang. “Gunakan pemandu lokal yang paham medan dan pilih jalur resmi. Keselamatan adalah yang utama,” pesan Kapolres.
Secara keseluruhan proses evakuasi berjalan lancar, aman, dan kondusif.(sup)



