matarajawali.net; BONDOWOSO – (16/09/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso melaksanakan Program Divisi Regional Perum Perhutani Jawa Timur berupa Tebar Benih Pinus Serentak yang dipusatkan di Centra Persemaian Pinus Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sukosari, sebagai bagian dari upaya mendukung regenerasi tegakan dan keberlanjutan pengelolaan sumber daya hutan.
Dalam kegiatan tersebut, Perhutani KPH Bondowoso melakukan penaburan benih pinus sebanyak 8,5 kilogram yang diproyeksikan menghasilkan sekitar 59.000 plant/bibit pinus. Benih yang telah ditaburkan selanjutnya akan melalui tahapan pemeliharaan persemaian hingga menjadi bibit siap tanam untuk mendukung kegiatan pembangunan dan rehabilitasi hutan.

Kegiatan dihadiri Administratur Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir, didampingi jajaran manajemen KPH Bondowoso, Asisten Perhutani (Asper) Sukosari, Asper Sumberwringin dan Asper Wonosari beserta jajaran, Ikatan Istri Karyawan Perhutani (IIK-P) Bondowoso, serta disaksikan oleh perwakilan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wonoasri.
Dalam keterangannya, Administratur Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir menjelaskan bahwa kegiatan tebar benih pinus serentak merupakan langkah strategis dalam memastikan ketersediaan bahan tanaman untuk mendukung keberlanjutan tegakan pinus.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam menjaga kesinambungan regenerasi hutan. Sebanyak 8,5 kilogram benih pinus ditaburkan dan ditargetkan menghasilkan sekitar 59.000 plant. Selanjutnya akan dilakukan pemeliharaan secara intensif agar diperoleh bibit yang sehat dan berkualitas untuk mendukung kegiatan penanaman di wilayah kerja KPH Bondowoso,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan hutan sangat ditentukan oleh kualitas bahan tanaman sejak tahap awal. Oleh karena itu, pengelolaan persemaian harus dilakukan secara terencana melalui pemeliharaan, pengawasan, dan pengendalian kondisi lingkungan tumbuh agar bibit dapat berkembang secara optimal.
Sementara itu, Ketua LMDH Wonoasri Okta Kurniawan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan pembibitan pinus memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya hutan.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Semoga seluruh proses persemaian berjalan baik sehingga menghasilkan bibit yang berkualitas dan nantinya dapat mendukung kelestarian hutan serta memberikan manfaat bagi masyarakat desa hutan,” ujar Okta.
Kegiatan Tebar Benih Pinus Serentak di Centra Persemaian Pinus BKPH Sukosari tersebut menjadi bagian dari upaya Perhutani KPH Bondowoso dalam memperkuat sistem regenerasi tanaman melalui penyediaan bibit berkualitas, sekaligus mendukung pengelolaan hutan yang produktif, ekologis, dan berkelanjutan. (Sup)



