Matarajawali.net–MALANG KOTA — Sebanyak 50 personel Polresta Malang Kota, mulai dari Kapolresta, pejabat utama, hingga anggota berbagai satuan fungsi dan lima Polsek jajaran, mengikuti kegiatan donor darah massal di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Malang, Jalan Buring, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT UDD PMI Kota Malang sekaligus momentum memperkuat kepedulian sosial dan pengabdian Polri kepada masyarakat.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setyo P.S. hadir bersama personel dari sekitar 20 satuan fungsi dan lima Polsek jajaran. Kedatangan rombongan disambut langsung Ketua PMI Kota Malang Drs. Imam Buchori, M.Si.
Seluruh personel yang mengikuti donor darah terlebih dahulu menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan sesuai prosedur dan persyaratan medis yang ditetapkan PMI.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setyo P.S. mengatakan, keikutsertaan personel dalam kegiatan donor darah merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi.
“Keikutsertaan donor darah bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat. Tujuan utama kami ingin ikut membantu memenuhi kebutuhan darah sekaligus menumbuhkan kepedulian dan semangat kemanusiaan di lingkungan personel,” ujar Kombes Pol Danang.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara Polresta Malang Kota dengan PMI dalam mendukung pelayanan kemanusiaan dan kesehatan masyarakat.
Sementara itu, Kasidokkes Polresta Malang Kota dr. Wiwin Indriani menjelaskan bahwa kegiatan donor darah tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kesehatan personel.
“Selain bentuk pengabdian dan kepedulian personel Polresta Malang Kota, donor darah juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia,” kata dr. Wiwin.
Sebelum proses pengambilan darah dilakukan, seluruh calon pendonor wajib menjalani screening. Tahapan tersebut meliputi registrasi dan pendataan, pemeriksaan kondisi kesehatan, pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb), serta penilaian kondisi umum pendonor.
Apabila dinyatakan memenuhi persyaratan, peserta kemudian dapat mengikuti proses pengambilan darah. Selanjutnya, darah yang terkumpul akan diproses dan diperiksa oleh PMI sesuai prosedur sebelum digunakan untuk kebutuhan medis.
Dalam kegiatan tersebut, UDD PMI Kota Malang menargetkan sekitar 200 pendonor dan membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk berpartisipasi.
Dr. Wiwin menambahkan, keterlibatan personel Polresta Malang Kota diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemenuhan stok darah yang sewaktu-waktu dibutuhkan masyarakat.
“Keterlibatan personel Polresta Malang Kota mengikuti donor darah menjadi bagian dari dukungan serta upaya memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui aksi donor darah tersebut, personel Polri turut mengambil bagian dalam misi kemanusiaan. Setetes darah yang disumbangkan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi.
Polresta Malang Kota pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dengan PMI dalam menjaga ketersediaan darah di Kota Malang.(Aji)



