matarajawali.net | KOTA MALANG — Pemerintah Kota Malang memperingati Hari Santri Nasional 2026 dengan menggelar upacara di halaman Balai Kota Malang, Kamis (22/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam pembangunan bangsa sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam upacara tersebut, Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin mengajak para santri untuk terus meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan perjuangan para ulama.
Ali menegaskan, peringatan Hari Santri tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial. Para santri diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta mengambil peran dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas.
Selain penguatan pendidikan dan teknologi, kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi perhatian. Santri diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menjaga kelestarian lingkungan di tengah berbagai persoalan kerusakan alam.
Pada kesempatan yang sama, lima ahli waris tenaga keagamaan penerima insentif Pemerintah Kota Malang dilaporkan menerima santunan dengan total nilai Rp42 juta. Santunan tersebut merupakan bagian dari perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor keagamaan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Malang mendorong agar semangat Hari Santri diwujudkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, kepedulian sosial, serta kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.(aji)



