Waktu Sekarang

18 Agustus 2026 17:02

Mengheningkan Cipta untuk NTT, Wali Kota Wahyu Ajak Warga Maknai Kemerdekaan dengan Kepedulian

Kategori : ,

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

matarajawali.net; MALANG – Upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia digelar khidmat di halaman Balai Kota Malang, Senin (17/8/2026). Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, bertindak sebagai inspektur upacara.

Upacara yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut berlangsung tertib dan lancar. Prosesi pengibaran Bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Malang menjadi salah satu rangkaian utama, disusul pembacaan teks Proklamasi oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Malang.

Dalam momentum tersebut, Wali Kota Wahyu menegaskan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan sekadar seremoni tahunan. Menurutnya, kemerdekaan harus dimaknai sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus upaya menghadirkan pemerintahan yang mampu memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat.

“Ya, ini hari ulang tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Tentu kami memaknai sesuai dengan arahan dari Bapak Presiden. Terkait juga dengan tema pada ulang tahun ke-81 ini adalah Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,” ujar Wahyu.

Ia menambahkan, tema tersebut menjadi pijakan bagi pemerintah dalam menjalankan berbagai langkah pembangunan sekaligus memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat.

“Tentu merupakan satu langkah-langkah yang kita lakukan dan target yang harus kita berikan dan memberikan kepercayaan pada masyarakat bahwa pemerintah hadir,” lanjutnya.

Heningkan Cipta untuk Saudara di NTT

Ada hal khusus dalam pelaksanaan upacara HUT ke-81 RI di Kota Malang. Di tengah suasana perayaan kemerdekaan, Wali Kota Wahyu mengajak seluruh peserta untuk mengheningkan cipta sekaligus mendoakan masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah menghadapi musibah bencana.

Menurut Wahyu, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga dengan menunjukkan kepedulian terhadap sesama, terlebih ketika sebagian masyarakat Indonesia sedang menghadapi musibah.

“Dan di hari ulang tahun kemerdekaan ini, tadi di tengah-tengah upacara, dan saat ini kita sedang berduka, ya. Karena ada saudara-saudara kita di NTT sedang mengalami bencana,” ungkapnya.

Doa bersama tersebut diharapkan dapat memberikan kekuatan dan ketabahan bagi masyarakat yang terdampak bencana. Di sisi lain, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan harus terus diwujudkan melalui solidaritas, kepedulian, dan gotong royong.

“Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” pun tidak hanya menjadi tema peringatan, tetapi juga diharapkan menjadi semangat bersama untuk membangun Indonesia yang semakin kuat sekaligus memiliki kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

Saksikan Detik-Detik Proklamasi Secara Virtual

Usai rangkaian upacara di halaman Balai Kota Malang, Wali Kota Wahyu bersama Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin dan para undangan turut menyaksikan secara virtual Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI dari Istana Negara.

Rangkaian tersebut menjadi penutup momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Pemerintah Kota Malang, sekaligus mempertegas pesan bahwa kemerdekaan harus terus diisi dengan pembangunan, pelayanan kepada masyarakat, serta kepedulian terhadap sesama anak bangsa.

No Tag
Matarajawali
Di Post : 2 jam Yang Lalu
Berita Serupa
Kategori 1
Kategori 3
Kategori 2
Kategori 4