Waktu Sekarang

12 Mei 2026 13:53

Pemkot Malang Siapkan Relokasi PKL Pasar Kebalen ke Pasar Induk Gadang

Kategori : ,

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Matarajawali.net–MALANG – Pemerintah Kota Malang mulai menyiapkan langkah penataan kawasan Pasar Kebalen dengan merelokasi ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini memenuhi badan Jalan Zainal Zakse. Kebijakan ini diambil setelah kawasan pasar dinilai sudah melebihi kapasitas dan kerap menjadi titik kemacetan.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama jajaran Diskopindag dan kepolisian meninjau langsung kondisi Pasar Kebalen pada Selasa (6/5/2026). Dari hasil peninjauan, ditemukan banyak pedagang yang sebenarnya telah memiliki kios di dalam pasar namun memilih berjualan di tepi jalan.

Selain itu, Pemkot juga mendata sekitar 600 PKL yang belum terdaftar dalam basis data Diskopindag dan tidak memiliki izin resmi untuk berjualan di kawasan tersebut. Kondisi itu dinilai memperumit penataan pasar sekaligus memperparah kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan Kebalen.

Sebagai solusi, Pemkot Malang berencana memindahkan PKL tak berizin ke area milik pemerintah di sekitar Pasar Induk Gadang (PIG). Lokasi tersebut dipilih karena dinilai memiliki kapasitas lebih luas dan masih tersedia banyak kios kosong yang dapat dimanfaatkan pedagang.

“PKL yang tidak mempunyai surat yang berada di Pasar Kebalen akan kita alokasikan ke lahan milik Pemkot di sekitar Pasar Induk Gadang,” ujar Wahyu Hidayat saat peninjauan.

Pemkot menegaskan relokasi akan dilakukan secara bertahap dan humanis agar para pedagang tetap memperoleh kepastian tempat usaha tanpa kehilangan mata pencaharian. Di sisi lain, penataan ini juga ditujukan untuk mengembalikan fungsi jalan dan mengurangi kemacetan di kawasan pasar.

Sembari menunggu proses relokasi berjalan, Pemkot memberlakukan pembatasan jam operasional bagi PKL di Jalan Zainal Zakse. Pedagang hanya diperbolehkan berjualan mulai pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB. Setelah jam tersebut, kawasan harus kembali steril dari aktivitas jual beli.

Kondisi Pasar Kebalen sendiri saat ini dinilai belum ideal. Lantai dua pasar tampak sepi pengunjung, sementara sejumlah kios kosong belum dimanfaatkan secara maksimal. Minimnya fasilitas pendukung seperti lift dan eskalator juga disebut menjadi salah satu alasan pedagang memilih berjualan di luar area pasar.

Akibatnya, aktivitas perdagangan meluber hingga badan jalan dan memicu keluhan masyarakat terkait kemacetan yang hampir terjadi setiap pagi.

Rencana relokasi tersebut mendapat respons beragam dari warga dan pedagang. Sebagian mendukung langkah Pemkot untuk menata kawasan pasar agar lebih tertib. Namun sebagian lainnya mengusulkan alternatif lokasi relokasi seperti Pasar Blimbing atau Pasar Comboran yang dinilai lebih dekat dan juga masih memiliki banyak kios kosong.

Pemerintah Kota Malang memastikan proses penataan akan terus dibahas bersama para koordinator pedagang, termasuk Abah Salam, agar relokasi dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan gejolak di lapangan.(Aji)

No Tag
Matarajawali
Di Post : 4 hari Yang Lalu
Berita Serupa
Kategori 1
Kategori 3
Kategori 2
Kategori 4