Waktu Sekarang

25 Januari 2026 20:50

Kota Malang Terima 200 Becak Listrik dari Presiden RI, Wali Kota: Ringankan Beban Pengayuh

Kategori :

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Matarajawali.net–MALANG; Pemerintah Kota Malang menggelar penyerahan bantuan 200 unit becak listrik yang merupakan pemberian langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kegiatan ini berlangsung di Halaman Depan Balai Kota Malang, Selasa (20/1/2026).

Acara tersebut dihadiri Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Letjen (Purn) Dr. Teguh Arief Indratmoko, S.E., M.M. beserta jajaran, Wakil Wali Kota Malang, Forkopimda Koordinator dan Forkopimda Kota Malang, pimpinan instansi vertikal, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Malang.

Bantuan becak listrik ini merupakan bentuk kepedulian Presiden RI dalam mendorong modernisasi transportasi tradisional yang ramah lingkungan sekaligus meringankan beban kerja para pengayuh becak. Dengan dukungan tenaga listrik, pengemudi becak diharapkan dapat bekerja lebih efisien tanpa menguras tenaga fisik secara berlebihan.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian dan komitmen nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat kecil.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, atas kepedulian dan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pengemudi becak yang menjadi bagian penting dari denyut ekonomi kerakyatan,” ujar Wahyu.

Sebanyak 200 unit becak listrik tersebut bersumber dari dana pribadi Presiden Prabowo Subianto dan disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Bantuan ini diprioritaskan bagi pengayuh becak yang masuk kategori rentan.

Lebih lanjut, Wahyu Hidayat menegaskan bahwa keberadaan becak listrik juga akan mendukung sektor pariwisata Kota Malang, khususnya dalam pengembangan program unggulan Ngalam Asyik.

“Becak listrik ini diharapkan dapat meningkatkan user experience wisatawan, terutama dalam menikmati wisata heritage Kota Malang,” jelasnya.

Untuk mendukung ketertiban dan pemerataan operasional, Pemerintah Kota Malang juga akan membentuk paguyuban becak listrik di bawah naungan Dinas Perhubungan.

Di akhir sambutannya, Wali Kota Wahyu berpesan agar bantuan tersebut dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Ia menegaskan becak listrik tidak boleh diperjualbelikan, namun diperbolehkan untuk diwariskan, tidak digunakan untuk mengangkut barang, serta wajib dirawat dengan baik.

“Pengemudi becak listrik juga diwajibkan menggunakan helm sesuai dengan ketentuan yang berlaku demi keselamatan bersama,” tegasnya.

No Tag
Matarajawali
Di Post : 5 hari Yang Lalu
Berita Serupa
Kategori 1
Kategori 3
Kategori 2
Kategori 4