Matarajawali.net–SITUBONDO; Personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Situbondo, Kecamatan, Desa hingga pelajar terjun langsung melakukan kerja bakti membersihkan sampah di pesisir pantai utara Situbondo tepatnya di kawasan Dermaga Lama Panarukan, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kamis pagi (12/2/2026).
Kegiatan Karya Bhakti ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang bertujuan untuk memulihkan keasrian lingkungan pesisir. Aksi yang dimulai sejak pagi ini menyisir sepanjang garis pantai untuk mengumpulkan sampah organik maupun anorganik yang mengotori area dermaga.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kasdim 0823 Situbondo Mayor Kav Aan Jauhari, Plh. Sekda Kabupaten Situbondo Drs. Prio Andoko, M.Si., serta perwakilan dari berbagai unsur seperti Marinir 5 Baluran, Posal Panarukan, jajaran OPD Pemkab Situbondo, personel Polres Situbondo dan Polsek Panarukan dipimpin Kasat Polairud AKP Gede Sukarmadiyasa, S.H., M.H. bersama PLH Kapolsek Panarukan Ipda Arifin, SH.
Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., melalui Kasat Polairud AKP Gede Sukarmadiyasa menyampaikan bahwa kebersihan pantai merupakan tanggung jawab bersama yang memiliki dampak besar bagi kesehatan dan pariwisata daerah.
“Kehadiran Polri dalam aksi bersih pantai ini adalah bentuk komitmen kami mendukung lingkungan yang bersih, sehat dan indah. Pantai Panarukan memiliki nilai sejarah dan potensi wisata yang besar, sehingga sinergi seperti ini sangat penting untuk memastikan area publik tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat,” ujar AKP Gede.
Selain mengumpulkan sampah plastik dan ranting pohon, para personel juga melakukan penataan lingkungan sekitar agar terlihat lebih rapi. Partisipasi dari siswa SMPN 1 Panarukan dan organisasi kemasyarakatan seperti Banser dan FKPPI menambah energi dalam aksi bersih bersih sampah ini.
Aksi ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memicu kesadaran masyarakat sekitar dan pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan di area pantai.
“Kami berharap melalui Gerakan Indonesia ASRI ini, budaya resik atau bersih bisa menjadi kebiasaan sehari-hari warga Situbondo, khususnya di kawasan pesisir,” pungkas AKP Gede.
Kegiatan ini disambut positif oleh warga. Pak Jamal (45), salah seorang warga yang tinggal di sekitar dermaga, mengaku sangat berterima kasih dan senang melihat perubahan drastis pada wajah pantai Panarukan tersebut.
“Dulu sampahnya numpuk di pinggir, kurang enak dilihat. Sekarang sudah bersih. Kami sangat berterima kasih kepada Pak Polisi, TNI, dan pemerintah. Kami juga mengajak warga lain untuk tidak buang sampah sembarangan,” ungkap Jamal.(sup)



