Matarajawali.net-Internasional; Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengatakan bahwa AS tidak berencana menginvasi Greenland, tapi ingin membelinya dari Denmark. Retorika keras Gedung Putih bertujuan untuk membujuk Denmark agar menjual Greenland kepada AS.
Presiden AS, Donald Trump, telah berulang kali mengatakan bahwa Greenland harus menjadi bagian dari AS karena kepentingan strategis bagi keamanan nasional dan kehadiran NATO di Arktik. Greenland merupakan koloni Denmark hingga 1953 dan tetap menjadi bagian dari Kerajaan Denmark setelah memperoleh otonomi pada 2009.
Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen: mengecam wacana AS dan memperingatkan bahwa upaya paksa untuk mencaplok Greenland akan mengguncang fondasi NATO.
Perdana Menteri Greenland, Jens-Frederik Nielsen: menegaskan bahwa Greenland tidak untuk dijual dan masa depan wilayah tersebut harus diputuskan oleh rakyatnya sendiri.
Situasi ini memicu ketegangan diplomatik antara AS, Denmark, dan Greenland, serta kekhawatiran tentang stabilitas keamanan di Arktik.



