matarajawali.net – Kota Malang; Aksi lanjutan aliansi driver ojek online (ojol) di Kota Malang terus berlanjut. Gelombang unjuk rasa ini dipicu oleh insiden meninggalnya Affan Kurniawan, seorang driver ojol yang tewas setelah terlindas mobil rantis milik Brimob Kepolisian Indonesia.
Tragedi tersebut memicu solidaritas rekan-rekan sesama driver ojol, bahkan hingga di luar daerah. Di Kota Malang, massa ojol kemarin menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolresta Malang.
Namun, aksi tersebut berujung ricuh. Sejumlah pos polisi di beberapa ruas jalan dibakar massa. Salah satunya pos polisi di kawasan Alun-alun Merdeka, yang mengalami kerusakan parah usai dibakar pada dini hari, Sabtu (30/8).

Akibat insiden itu, sebanyak sembilan unit komputer yang digunakan untuk memantau CCTV tilang hangus terbakar. Selain itu, uang tunai hasil pembayaran pajak dari masyarakat yang tersimpan di pos tersebut juga ikut ludes.
Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polres Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan.
“Saat ini kami masih melakukan pendataan dan pengecekan di lapangan. Untuk lebih lanjut akan kami lakukan pendalaman terlebih dahulu,” ujarnya.(aji)



