Matarajawali.net–BONDOWOSO; Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso melaksanakan kegiatan Job Training Tebangan Tahun 2026 yang bertempat di petak 65g tebangan A Jati 2026, (Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Brebes Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Klabang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi teknis dan penyamaan persepsi dalam pelaksanaan kegiatan tebangan sesuai prinsip pengelolaan hutan produksi lestari.
Hadir dalam kegiatan tersebut segenap Wakil Administratur, Kepala Seksi, Kepala Sub Seksi, Asisten Perhutani (Asper), KRPH, Pengurus Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Maju Sejahrtera serta Mandor Tebang lingkup KPH Bondowoso. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan tebangan dilakukan sesuai standar operasional prosedur, ketentuan teknis kehutanan, serta prinsip keselamatan dan efisiensi kerja di lapangan.
Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, dalam arahannya menyampaikan bahwa Job Training tebangan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan produksi kayu, mulai dari penataan areal kerja, teknik penebangan yang benar, hingga pengendalian administrasi hasil hutan.
“Melalui kegiatan ini, kita memastikan bahwa proses tebangan berjalan sesuai kaidah teknis, memperhatikan aspek keselamatan kerja, serta tetap menjaga kelestarian tegakan tinggal dan fungsi ekologis hutan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan prinsip efisiensi operasional dan akuntabilitas dalam rangka mendukung kinerja produksi serta pencapaian target perusahaan tahun 2026.
Sementara itu, Ketua LMDH Maju Sejahtera Desa Leprak, Kusnianto, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan masyarakat sekitar hutan dalam kegiatan pengelolaan hutan. Menurutnya, sinergi antara Perhutani dan LMDH menjadi faktor penting dalam menciptakan pengelolaan hutan yang aman, tertib, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Kami berharap kerja sama yang selama ini terjalin dapat terus ditingkatkan, sehingga kegiatan tebangan berjalan lancar serta tetap memperhatikan keberlanjutan hutan,” ungkapnya.
Dengan dilaksanakannya Job Training Tebangan Tahun 2026 ini, KPH Bondowoso berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia kehutanan serta memastikan kegiatan produksi dilaksanakan sesuai prinsip kelestarian, keselamatan kerja, dan tata kelola perusahaan yang baik. (Sup)



