Waktu Sekarang

28 Januari 2026 12:40

Pangdam Jaya Klarifikasi Kasus Pedagang Es Gabus di Kemayoran, Hasil Lab Pastikan Aman

Kategori : ,

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Foto: Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Deddy Suryadi

 

matarajawali.net; JAKARTA – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Deddy Suryadi memberikan klarifikasi terkait kasus pedagang es gabus asal Depok, Suderajat (49), yang sempat dituduh menggunakan bahan spons dalam dagangannya oleh aparat kepolisian dan TNI.

Mayjen Deddy menyampaikan, Kodam Jaya telah menemui langsung Suderajat guna meluruskan kesalahpahaman yang melibatkan Babinsa Kelurahan Utan Panjang dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa. Klarifikasi dilakukan melalui pendekatan kekeluargaan dan dialog terbuka.

“Langkah yang kami ambil adalah menemui langsung pedagang es atas nama Bapak Suderajat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dan dialog yang sejuk,” ujar Deddy dalam keterangannya, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan, seluruh pihak yang terlibat juga telah melakukan klarifikasi dalam bentuk video yang digelar di Aula Polsek Kemayoran pada Senin (26/1/2026) malam. Dari hasil uji laboratorium forensik, es gabus yang dijual Suderajat dipastikan berbahan tepung hunkwe dan aman untuk dikonsumsi.

Pangdam Jaya berharap persoalan tersebut tidak diperpanjang dan tidak menimbulkan konflik berkepanjangan di tengah masyarakat.

“Diharapkan tidak ada tuntutan maupun konflik lanjutan setelah pertemuan tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Suderajat mengaku mengalami luka fisik akibat dugaan penganiayaan saat dirinya dituduh menjual es gabus berbahan spons. Ia menyebut terdapat luka gores di pipi serta nyeri pada bahu kanan.

“Saya luka, goresan sampai berdarah. Ditendang pakai sepatu boot sampai mental, disuruh bangun lagi,” ujar Suderajat saat ditemui di rumahnya, Selasa.

Ia juga mengaku bahu kanannya dipukul menggunakan benda menyerupai rotan hingga menimbulkan rasa nyeri. Peristiwa tersebut terjadi saat Suderajat berjualan keliling di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Sabtu (24/1/2026).

Kasus ini sempat viral di media sosial dan menuai perhatian publik. Aparat terkait kini memastikan bahwa produk es gabus yang dijual Suderajat tidak mengandung bahan berbahaya.(Red)

No Tag
Matarajawali
Di Post : 27 detik Yang Lalu
Berita Serupa
Kategori 1
Kategori 3
Kategori 2
Kategori 4