maratarajawali.net; Situbondo – Juru bicara (Jubir) aliansi media peduli Situbondo Nofika Syaiful Rahman atau yang akrap di panggil opek,, kembali angkat suara tentang pencemaran udara yang buruk di sekitaran pabrik asembagus dan sekitarnya.
Opek ketua DPC LBH Cakra Situbondo yang tergabung di aliansi media peduli Situbondo kembali buka suara setalah rapat internal selama tiga (3) jam pengurus aliansi, iya menegaskan bahwa kali ini masalah pentingnya udara sehat .
Lanjut opek dalam keterangannya pada hari Rabu 19_agustus_2026 bahaya kesehatan udara dari asap pabrik gula yakni Asembagus. Meliputi ganguan gangguan saluran pernapasan, irigasi mata, dan resikopenyakit paru_paru kronis. Iya juga menyampaikan bahwa.
Dampak baru inimincul akibat kandungan partikel DEBU AMPAS,, tebu dan gas sisa pembakaran yang mencemari udara di sekitaran kawasan industri/asembagus dan sekitarnya.21/8/2026
Lanjut opek saya berharap pabrik gula asembagus kembali lagi kepada semula tidak ada lagi Debu ampas yang bikin masyarakat resah bahkan terganggu kesehatannya akibat pencemaran udara yang terus menerus setiap musim giling ,
Dulu sebum adanya revitalisasi tidak ada yang namanya debu ampas, saya berharap pihak PG asembagus atau perusahaan lebih mengedepankan yang namanya dampak sosial jangan hanya mengedepankan provit/penghasilan tegas opek, juru bicara aliansi media peduli Situbondo, itu adalah tanggung jawab menejemen perusahaan /Generial manajer (GM) atau satuan keamanan (kakam) jika tidak mampu maka segera mudur dari jabatannya.(sup)



