Matarajawali.net–SITUBONDO; Ramadan selalu menjadi momen yang tepat untuk melipatgandakan kepedulian terhadap sesama. Semangat inilah yang dibawa Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., saat mengunjungi anak-anak yatim di Panti Asuhan Lentera (Yayasan Lentera Anak Nusantara), Kamis (26/2/2026).
Suasana di panti asuhan tersebut mendadak penuh kehangatan saat sejumlah personel kepolisian duduk berdampingan dengan anak-anak yatim dalam suasana kekeluargaan yang kental. Tak hanya sekadar berkunjung, Kapolres juga menyerahkan santunan dan paket bingkisan secara simbolis kepada pengurus yang disambut dengan rona bahagia dan wajah haru para penghuni panti.
Bagi Kang Bayu sapaan akrab Kapolres Situbondo, kehadiran Polri di tengah anak yatim Adalah bentuk pelayanan kepada Masyarakat dan juga memenuhi tanggung jawab moral sebagai sesama manusia. Ia ingin memastikan bahwa anak-anak yang kehilangan orang tua ini tetap merasakan kasih sayang dan perhatian, terutama di bulan penuh berkah.
“Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperkuat empati. Kami ingin hadir bukan hanya sebagai pelindung masyarakat, tetapi sebagai keluarga yang peduli. Anak yatim adalah amanah bagi kita semua, dan Islam mengajarkan bahwa dari merekalah keberkahan itu datang,” ujarnya.
Di sela-sela kegiatannya, Kapolres juga menyempatkan diri berbincang dan memberikan suntikan semangat kepada anak-anak panti. Ia berpesan agar mereka tidak pernah merasa sendiri dan terus bersemangat dalam mengejar cita-cita. “Jangan pernah putus asa, belajar yang rajin. Masa depan kalian masih panjang, dan kalian punya kesempatan yang sama untuk menjadi orang hebat,” pesannya memotivasi.
Kehadiran orang nomor satu di Polres Situbondo ini mendapat apresiasi mendalam dari pengurus Yayasan Lentera Anak Nusantara. Pihak yayasan mengaku sangat terbantu, bukan hanya secara materi, tapi juga secara mental bagi anak-anak asuh mereka.
“Kami sangat berterima kasih dan terharu atas kunjungan Bapak Kapolres beserta jajaran. Bantuan ini sangat berarti bagi operasional panti, namun yang lebih berharga adalah kehadiran dan perhatian langsung beliau yang memberikan semangat baru bagi anak-anak kami. Mereka merasa sangat diperhatikan oleh sosok polisi,” ungkap salah satu pengurus yayasan.
Menurut AKBP Bayu, kegiatan sosial ini juga menjadi sarana pembentukan karakter bagi anggotanya agar lebih peka terhadap kondisi sosial. Polisi diharapkan tidak hanya muncul saat ada gangguan ketertiban atau pelanggaran hukum, tetapi juga hadir memberikan sentuhan kemanusiaan di saat masyarakat membutuhkan.(sup)



