Matarajawali.net–SITUBONDO – Menyapa langsung puluhan pendaftar beserta perwakilan orang tua, Kapolres Situbondo dengan tegas memastikan bahwa seluruh rangkaian penerimaan anggota Polri Tahun 2026 memegang teguh prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Komitmen ini ditegaskan guna menjamin proses seleksi yang jujur, adil, objektif, dan dipastikan tanpa dipungut biaya sepeser pun alias gratis.
Pesan penting tersebut disampaikan Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., saat menghadiri acara Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Penerimaan Terpadu Calon Anggota Polri TA 2026. Kegiatan ini digelar secara virtual di Aula Vidcon Polres Situbondo pada Selasa (31/3/2026) dan terhubung langsung dengan Panitia Daerah (Panda) Polda Jawa Timur.
“Proses seleksi yang memegang teguh integritas adalah harga mati. Lewat prinsip BETAH ini, kami ingin memastikan bahwa institusi Polri mendapatkan calon-calon anggota masa depan yang benar-benar berkualitas, profesional, dan memiliki dedikasi tinggi untuk mengabdi kepada masyarakat,” tegas AKBP Bayu di hadapan para peserta.
Sementara itu, Kabag SDM Polres Situbondo, Kompol Aryo Pandanaran, S.H., menyampaikan bahwa animo masyarakat Situbondo untuk mengabdi di kepolisian tahun ini cukup tinggi.
“Pada tahapan penandatanganan pakta integritas hari ini, tercatat ada 75 orang pendaftar yang hadir. Mereka terdiri dari Calon Taruna (Catar) Akpol, serta Calon Siswa (Casis) Bintara dan Tamtama,” jelas Kompol Aryo.
Untuk menjamin kelancaran dan transparansi, acara pengucapan sumpah panitia dan peserta ini turut diawasi secara ketat oleh tim pengawas internal. Anggota dari Seksi Pengawasan (Siwas), Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam), hingga Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Situbondo tampak hadir mengawal jalannya kegiatan.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pengucapan sumpah janji, penandatanganan dokumen pakta integritas, serta mendengarkan arahan dari Karo SDM Polda Jatim.
Sebagai informasi, penandatanganan pakta integritas ini mengikat secara tegas baik panitia maupun peserta. Panitia disumpah untuk tidak menyalahgunakan wewenang dan menolak segala bentuk Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
Sementara bagi peserta dan orang tua, mereka diwajibkan untuk percaya pada kemampuan diri sendiri secara objektif. Peserta juga diminta berani melapor kepada panitia atau pengawas apabila menemukan oknum atau calo yang menjanjikan kelulusan dengan meminta imbalan tertentu selama proses seleksi berlangsung.(sup)



