Matarajawali.net-Pasuruan; Warga Desa Kademungan, Kecamatan Kejayan, kabupaten Pasuruan sudah tidak tahan lagi dengan beban iuran air bersih yang dikelola Bumdes setempat. Mulai dari Rp 141 ribu hingga Rp 400 ribu per bulan mereka bayarkan, tapi kejelasan penggunaan duitnya cuma kabur seperti kabut pagi!
Salah satu warga yang enggan disebut nama mengaku sudah jengkel dengan sistem yang dianggap tidak jelas. “Kita bayar bulanan dengan bukti kwitansi jelas, tapi kok peruntukannya aja nggak pernah dijelasin? Duit segitu pasti ada banyak yang bisa dilakukan, tapi kemana aja larinya ya?”
Warga lain juga ikutan menyodorkan pertanyaan tajam. “Bumdes kan milik kita semua, kan harusnya transparan dong? Kita mau tahu jelas duit kita dipake buat apa, jangan sampai cuma jadi kantong aja buat orang tertentu!” tandasnya.



