Waktu Sekarang

26 Januari 2026 22:57

Headline: Jalan Baru Dibuka, Ruas Trosobo Rusak dan Picu Tiga Kecelakaan dalam Sehari

Kategori : ,

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Sidoarjo – Ruas Jalan Raya Trosobo kembali menjadi sorotan publik. Jalan yang baru sehari dibuka usai proyek pelebaran crossing jembatan dilaporkan mengalami kerusakan di sejumlah titik dan langsung memicu kecelakaan lalu lintas.

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi aspal di beberapa bagian jalan terkelupas dan mengalami amblesan. Kerusakan tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, terlebih saat malam hari.

Mandor pelaksana proyek, Agung, mengakui bahwa ruas jalan dibuka meski kondisi aspal belum sepenuhnya kering.

Ia menyebut pembukaan jalan dilakukan meskipun aspal belum siap sepenuhnya. “Saya juga bingung, Pak. Aspalnya masih belum kering, tapi langsung dibuka,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menimbulkan pertanyaan terkait prosedur kesiapan jalan sebelum dioperasikan. Pasalnya, setelah dibuka, jalan tersebut langsung dilalui kendaraan dengan arus lalu lintas yang cukup padat, sehingga memunculkan dugaan lemahnya pengawasan serta kualitas pekerjaan pengaspalan.

Dampak dari kondisi tersebut langsung dirasakan masyarakat. Kepala Regu 2 Pos PAM 2 Nataru TAC Trosobo, Ipda Andri Tri Sasongko, SH, mengungkapkan bahwa dalam satu hari telah terjadi tiga kecelakaan tunggal yang melibatkan pengendara sepeda motor. “Dalam satu hari sudah ada tiga pengendara motor yang terjatuh,” ungkap Ipda Andri saat dikonfirmasi, Sabtu malam (27/12/2025).

Menurutnya, kecelakaan dipicu oleh adanya amblesan dan lubang jalan dengan kedalaman serta lebar yang cukup signifikan. Kondisi tersebut diperparah dengan minimnya penerangan jalan di lokasi. “Anggota melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas karena kondisi jalan sangat rawan kecelakaan,” tegasnya.

Saat ini, petugas Pos PAM Nataru terus melakukan pengaturan arus lalu lintas serta memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar mengurangi kecepatan saat melintas di kawasan proyek.

Sementara itu, pihak kontraktor menyatakan perbaikan baru akan dilakukan setelah pergantian tahun.
Kepolisian berharap perbaikan dapat segera direalisasikan mengingat volume kendaraan diperkirakan meningkat menjelang perayaan Tahun Baru, sehingga potensi kecelakaan lalu lintas masih cukup tinggi.

Diketahui, Ruas Jalan Raya Trosobo resmi dibuka kembali pada Jumat (26/12/2025) setelah proyek pelebaran crossing jembatan rampung dikerjakan. Jembatan yang sebelumnya memiliki lebar 2 meter kini diperlebar menjadi 6 meter. Namun demikian, hasil pekerjaan dinilai belum maksimal meski proyek tersebut sempat mengalami keterlambatan dari jadwal kontrak yang seharusnya selesai pada 28 November 2025.(wah)

No Tag
Matarajawali
Di Post : 4 minggu Yang Lalu
Berita Serupa
Kategori 1
Kategori 3
Kategori 2
Kategori 4