Waktu Sekarang

9 Maret 2026 13:51

Cek Langsung ke SPBU, Kapolres Situbondo Pastikan Stok BBM Aman, Warga Tak Perlu Panik

Kategori : ,

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

matarajawali.net; Situbondo – Fenomena antrean panjang kendaraan yang mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) se-Kabupaten Situbondo dalam dua hari terakhir memicu keresahan. Khawatir kehabisan bahan bakar, warga mulai berbondong-bondong memadati pom bensin hingga memunculkan potensi panic buying.

Merespons kepanikan publik tersebut, Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., langsung turun tangan. Ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan berhenti memborong BBM secara berlebihan di bulan Ramadan ini.

“Masyarakat tidak perlu panik apalagi sampai panic buying. Berdasarkan pemantauan dan pengecekan langsung anggota kami di lapangan, stok BBM di wilayah Situbondo masih sangat aman dan mencukupi untuk kebutuhan jelang Idul Fitri. Suplai dari Pertamina Banyuwangi juga lancar,” tegas AKBP Bayu, Sabtu (7/3/2026).

Kapolres juga melontarkan peringatan keras kepada oknum-oknum yang mencoba mencari keuntungan di tengah kepanikan warga. Ia menegaskan, BBM adalah komoditas strategis yang diatur negara.

“Jangan sampai ada pihak yang mengambil kesempatan melakukan penimbunan. Negara telah memberikan batasan tegas. Segala bentuk penimbunan atau manipulasi distribusi akan kami tindak tegas dan berimplikasi pada hukuman pidana yang berat,” ancamnya.

Kapolres juga meluruskan simpang siur informasi di lapangan. Antrean yang terjadi di beberapa SPBU pusat kota (seperti SPBU Karang Asem, Kotakan, Klatakan, dan Kapongan) murni karena lonjakan pengguna kendaraan, bukan karena stok habis.

Di samping itu, memang ada beberapa SPBU yang sedang mengalami kendala teknis maupun operasional seperti di SPBU Panji saat ini belum bisa melayani pembeli karena sistem sedang eror dan masih menunggu perbaikan teknisi. Kemudian SPBU Kalianget di Banyuglugur harus tutup sementara karena proses pembersihan tangki pendam, dan dijadwalkan beroperasi normal kembali pada Minggu (8/3/2026).

Selanjutnya untuk SPBU Kembang Sambi di Bungatan memiliki stok Pertalite dan Pertamax yang terpantau aman. Namun, untuk Bio Solar tidak melayani penjualan karena mesin dispenser masih disegel dengan garis polisi oleh Bareskrim Polri terkait penanganan kasus hukum serta SPBU Landangan di Kapongan sering mengalami kekosongan BBM murni karena kendala manajemen internal SPBU, bukan akibat pasokan Pertamina yang tersendat.

Guna menepis isu kelangkaan ini, Polres Situbondo merilis data riil ketersediaan BBM di sejumlah SPBU per Sabtu (7/3/2026) dipastikan stok dipastikan melimpah dengan rincian :
1. SPBU Utama Raya Banyuglugur memiliki stok Bio Solar 27 Kiloliter (KL), Pertalite 16 KL, dan Pertamax 16 KL dalam kondisi aman dan lancar.
2. SPBU Suboh menyimpan pasokan Bio Solar 9 KL, Pertalite 9 KL, dan Pertamax 7 KL dalam kondisi aman.
3. SPBU PB Sudirman Karang Asem menyediakan Pertalite 12 KL dan Bio Solar 9,9 KL. Stok ini mulai menipis akibat tingginya pembeli, namun pengiriman tambahan sebanyak 8 KL Pertalite sedang dalam perjalanan.
4. SPBU Lamongan Arjasa memiliki pasokan Bio Solar 12,9 KL, Pertamax 2,9 KL, dan Pertalite 2,6 KL dengan kondisi aman dan lancar.
5. SPBU Asembagus mencatat ketersediaan Pertalite 16 KL, Bio Solar 8 KL, dan Pertamax 6 KL dalam kondisi aman.
6. SPBU Banyuputih menampung Pertamax 28 KL, Pertalite 15 KL, dan Bio Solar 6,7 KL dalam kondisi aman serta segera menerima kiriman tambahan Bio Solar sebanyak 24 KL.

Sebagai langkah antisipasi puncak mudik Lebaran 1447 H, Pertamina Tanjung Wangi juga telah menyiapkan truk BBM Satgas Lebaran. Kebijakan layanan tebus dan kirim akan dilakukan di hari yang sama demi menjamin tangki-tangki SPBU di Situbondo tidak pernah kering.(sup)

No Tag
Matarajawali
Di Post : 51 menit Yang Lalu
Berita Serupa
Kategori 1
Kategori 3
Kategori 2
Kategori 4