Waktu Sekarang

27 Januari 2026 04:30

Batik Malangan Makin Mendunia, Kementerian UMKM RI Beri Apresiasi

Kategori : ,

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

matarajawali.net; JAKARTA – Identitas budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif, Batik Malangan, kini semakin mendapat sorotan di kancah nasional. Dalam rangkaian Peringatan Hari Batik Nasional 2025, Kementerian Koperasi dan UMKM RI bersama SMESCO menetapkan Kota Malang sebagai salah satu tuan rumah Festival Batik 3 Kota. Peluncurannya berlangsung di Gedung SMESCO, Jakarta, Kamis (2/10/2025).

Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, menyampaikan bahwa pemerintah kota serius menumbuhkan ekosistem Batik Malangan. Berbagai program telah dijalankan, mulai dari Dekranasda Award, kegiatan Kemis Mbois, pelatihan bagi disabilitas, fasilitasi legalitas usaha, hingga membuka ruang riset dan pemasaran.
“Batik Malangan tidak sekadar warisan, tetapi juga ruang kreasi. Kami ingin generasi muda mencintai batik dengan caranya sendiri,” ujar Wahyu yang akrab disapa Pak Mbois.

Sejarah Batik Malangan sendiri erat kaitannya dengan motif candi peninggalan Kerajaan Singhasari, terutama kawung singosaren, dengan dominasi warna hijau, biru, dan cokelat. Kini motifnya berkembang, menampilkan potret alam, budaya, dan ikon sejarah kota, menjadikan batik khas Malang semakin relevan dan diminati anak muda.
“Malang juga punya Malang Creative Center yang berperan sebagai showcase, pusat workshop, sekaligus creative hub untuk batik Malangan,” imbuhnya.

Staf Ahli Menteri Koperasi dan UMKM, Sudaryono R. Lamangkono, menegaskan bahwa batik adalah warisan budaya tak benda yang telah diakui UNESCO sejak 2009. Ia mengajak masyarakat untuk lebih sering mengenakan batik dalam keseharian.
“Hari ini bukan sekadar mengenang, melainkan menghidupkan kembali semangat batik. Kita ingin generasi muda merasa bangga memakai batik, bukan hanya saat acara resmi,” katanya.

Atas konsistensinya dalam mendukung ekosistem batik, Kota Malang menerima plakat penghargaan dari Kementerian UMKM RI. Adapun Festival Batik 3 Kota dijadwalkan berlangsung di Malang pada 16–19 Oktober 2025, berlokasi di Malang City Point (MCP), menampilkan pameran, pertunjukan, hingga workshop interaktif

No Tag
Matarajawali
Di Post : 4 bulan Yang Lalu
Berita Serupa
Kategori 1
Kategori 3
Kategori 2
Kategori 4