Waktu Sekarang

29 Januari 2026 00:49

Setelah Sekian Lama Rusak, Jembatan Segaran Banjararum Akhirnya Diperbaiki

Kategori : ,

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Matarajawali.net – Kab Malang; Jembatan Segaran di Desa Banjararum Kecamatan,Singosari ditutup karena sedang diperbaiki oleh Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang.

Pantauan di lokasi, Dinas Pekerjaan Umum Dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang sudah melakukan pengerjaan dengan mengalokasikan anggaran Rp 386 juta. dengan waktu pelaksanaan selama 160 hari. Yang perkiraan selesai pada tanggal 15 Desember 2024.

Kepala Desa Banjararum Za’fari dikonfirmasi membenarkan, bahwa jembatan yang selama ini dikeluhkan warga sudah mulai di tangani dan di bongkar mulai hari Senin 6 Agustus 2024.

“Alhamdulillah sudah dikerjakan. Jalan alternatif ini lama dibatasi kendaraan yang lewat karena landasan jembatan berlubang diduga faktor usia” kata Kades

Menurut Za’fari, jembatan Segaran ini usianya sekitar 20-30 tahun. Karena konstruksi yang sudah lama, terjadi pengeroposan dan berlubang.

“Jembatan ini menjadi jalur alternatif dari Kecamatan Singosari menuju Kecamatan Pakis maupun ke Desa Watugede menuju ke Kota Malang untuk menghindari kemacetan” jelasnya

Sementara itu, Sekretaris DPUBM Kabupaten Malang, Fendi Sujatmiko mengatakan memang jembatan segaran sudah lama dipantau karena usia konstruksinya memang sudah lama.

“Dan sesuai dengan status dan fungsi jalannya dulu, konstruksi jembatan yang lama sebenarnya masih standar. Namun seiring dengan perkembangan penduduk yang sangat pesat di daerah tersebut dan juga kebutuhan jalan alternatif, menjadikan konstruksi atas jembatan yang lama tidak standar lagi” jelas Fendi, Sabtu (17/8/2024)

Masih kata Fendi, hal ini bisa terlihat dari adanya lubang diplat lantai jembatan akibat beban kejut dan dinamika kendaraan yang melintas. Sedangkan kontruksi lantai jembatan lama hanya menggunakan deckplank dari kayu.

“Beberapa tahun dinas PUBM telah melakukan perbaikan rutin jembatan dengan mengganti deckplank kayu yg sudah keropos dan rusak” ujarnya

Namun setelah dicermati kemampuan konstruksi tidak seimbang lagi dengan beban kendaraan dan umur jembatan sendiri yang sudah lama, maka diambil tindakan penanganan jembatan secara komprehensip. Yaitu mengganti gelagar utama lebih besar dan lantai jembatan dari beton.

“Alhamdulilah tahun 2024 ini bisa terealisasi dan masuk dalam daftar penangan pekerjaan melalui sumber anggaran APBD Kabupaten Malang tahun anggaran 2024” ucapnya

“Pengerjaan pertama yang dilakukan adalah pembongkaran bangunan atas jembatan. Karena akan dilakukan pengerjaan struktur jembatan yang awalnya menggunakan baja WF 300 diganti menggunakan baja WF 400” terangnya

Dalam rencana penanganan, jembatan ini akan menjadi panjang 10 meter, lebar 4,50. yang awalnya memiliki panjang existing 9 meter dan lebar 4 meter.

“Setelah baja WF dipasang, kemudian dilakukan pengecoran dan dilakukan finishing menggunakan aspal hotmix. Selain lantai jembatan, pipa sandaran atau pagar juga akan dilakukan pembangunan ulang” pungkasnya(*)

No Tag
Matarajawali
Di Post : 20:10
Berita Serupa
Kategori 1
Kategori 3
Kategori 2
Kategori 4