Matarajawali.net – Situbondo; Desa Taman Kursi, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, kembali meriahkan tradisi tahunan Selamatan Desa dengan rangkaian acara meriah,acara ini tidak hanya menjadi momen untuk memperingati hari jadi desa, tetapi juga menjadi wadah untuk melestarikan budaya lokal dan mempromosikan produk unggulan desa.
Sejak hari pertama, kemeriahan Selamatan Desa Tamankursi sudah terasa. Berbagai pertunjukan seni budaya tradisional ditampilkan, seperti tari-tarian, jaran kepang,dan Karapan sapi,Tak hanya itu, ada juga kirab budaya yang diikuti oleh seluruh warga desa, dengan menampilkan berbagai hasil bumi dan produk unggulan desa.16/6/2024.
Salah satu yang menjadi daya tarik utama dari Selamatan Desa Tamankursi adalah pameran produk unggulan desa. Di sini juga pengunjung dapat melihat dan membeli berbagai hasil karya masyarakat Desa Taman Kursi, seperti batik, kerajinan tangan, dan kuliner khas desa yang ada di desa Taman kursi.
“Selamatan Desa ini juga menjadi bukti nyata komitmen masyarakat dalam menjaga kelestarian budaya dan mempromosikan produk unggulan desa,” ujar Kepala Desa Taman Kursi,(Jogo Santoso). “Selain melestarikan budaya lokal, acara ini juga menjadi ajang untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa.”
Antusiasme masyarakat terhadap Selamatan Desa Tamankursi sangatlah tinggi.warga setempat dan pengunjung datang untuk menyaksikan kemeriahan acara ini. Hal ini menunjukkan bahwa Selamatan Desa Tamankursi telah menjadi salah satu ikon wisata budaya yang ada di Kabupaten Situbondo.
Acara Selamatan Desa Tamankursi Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo,jawatimur,
Dengan
Rangkaian acara: Pertunjukan seni budaya, kirab budaya, pameran produk unggulan desa,dan
Tujuan Melestarikan budaya lokal,juga mempromosikan produk unggulan desa, meningkatkan ekonomi masyarakat desa,dan antusias dengan pengunjung luar/warga setempat.
Selamatan Desa Tamankursi merupakan salah satu contoh bagaimana tradisi dan budaya lokal dapat dilestarikan dan dimanfaatkan untuk kemajuan desa,tidak hanya menjadi momen yang meriah bagi masyarakat desa, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang dapat meningkatkan ekonomi lokal.(Sup)



