Waktu Sekarang

5 September 2026 19:30

Kapal Induk Pertama Indonesia Segera Tiba, DPR Soroti Biaya dan Transfer Teknologi

Kategori : ,

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

matarajawali.net; JAKARTA – Indonesia bersiap menyambut kedatangan kapal induk pertama untuk memperkuat kemampuan pertahanan maritim. Kapal Giuseppe Garibaldi dari Italia dijadwalkan tiba di Indonesia pada 20 September 2026.

Kapal tersebut diberikan kepada Indonesia melalui skema hibah. Komisi I DPR RI telah menyetujui penerimaan kapal dengan nilai sekitar 54,02 juta euro.

Meski berstatus hibah, pemerintah tetap harus menyiapkan anggaran untuk kebutuhan operasional, pemeliharaan, serta penyesuaian kapal agar sesuai dengan kebutuhan TNI Angkatan Laut.

Kapal yang telah berusia lebih dari 40 tahun itu juga membutuhkan proses retrofit atau modernisasi. Pemerintah sebelumnya memastikan penyesuaian kapal akan melibatkan industri pertahanan dalam negeri, termasuk PT PAL.

Selain persoalan anggaran, kemampuan sumber daya manusia menjadi perhatian. Komisi I DPR meminta agar kehadiran kapal induk tersebut dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran bagi personel TNI AL sekaligus mendorong transfer pengetahuan dan teknologi kepada industri pertahanan nasional.

Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menegaskan bahwa Indonesia perlu memanfaatkan pengalaman pengoperasian kapal induk untuk meningkatkan kemampuan pelaut dan tenaga teknis dalam negeri.

Untuk mendukung pengoperasian kapal, TNI AL telah menyiapkan personel yang menjalani pelatihan di Italia. Infrastruktur pendukung, termasuk fasilitas pangkalan di Lampung, juga terus dipersiapkan menjelang kedatangan kapal.

Kehadiran Giuseppe Garibaldi dinilai menjadi langkah baru bagi TNI AL karena untuk pertama kalinya Indonesia akan mengoperasikan kapal induk. Namun, keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh kedatangan kapal, melainkan juga kesiapan awak, infrastruktur, anggaran pemeliharaan, serta kemampuan Indonesia menyerap teknologi dan pengalaman pengoperasiannya.

Dengan berbagai persiapan tersebut, kapal induk pertama Indonesia diharapkan tidak sekadar menjadi tambahan alat pertahanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan maritim dan kemandirian industri pertahanan nasional.(yas)

No Tag
Matarajawali
Di Post : 22 detik Yang Lalu
Berita Serupa
Kategori 1
Kategori 3
Kategori 2
Kategori 4