Matarajawali.net–Kota Malang; Persema Malang resmi memperkenalkan wajah baru di kursi kepelatihan. Iwan Setiawan ditunjuk sebagai pelatih kepala menggantikan pelatih sebelumnya, Firman Basuki. Kehadiran Coach Iwan diharapkan mampu membawa angin segar sekaligus mengangkat kembali pamor Persema Malang yang sempat berjaya di masa lalu.
Menurut Coach Iwan Setiawan, alasan dirinya memilih bergabung dengan Persema Malang tidak lepas dari sejarah besar klub kebanggaan Arek Malang tersebut. Ia mengungkapkan bahwa Persema pernah menjadi salah satu klub yang disegani di kancah sepak bola nasional, namun dalam beberapa tahun terakhir pamornya mengalami penurunan.
“Persema ini klub besar, dulu punya nama yang sangat kuat. Sekarang memang sedang turun, dan itu yang menjadi tantangan sekaligus motivasi saya untuk membantu mengangkat kembali pamor Persema Malang,” ujar Iwan Setiawan.
Ia menyadari tugas yang diembannya tidaklah mudah. Terlebih, waktu persiapan yang dimiliki terbilang sangat singkat. Coach Iwan menyebut dirinya hanya memiliki waktu efektif sekitar tiga hari untuk mempersiapkan tim sebelum melakoni laga penentuan di babak lanjutan Liga 4 Jawa Timur.
“Saya hanya punya waktu efektif tiga hari. Tapi dengan kerja keras, disiplin, dan dukungan semua pihak, saya optimistis Persema bisa lolos ke babak 8 besar Liga 4 Jawa Timur,” tegasnya.
Sementara itu, manajemen Persema Malang menegaskan bahwa penunjukan Iwan Setiawan telah melalui proses pertimbangan matang. Manajemen menyebut ada dua nama yang masuk dalam kandidat pelatih, yakni Iwan Setiawan dan pelatih sebelumnya, Firman Basuki.
“Pemilihan pelatih ini sudah melalui evaluasi dan pertimbangan. Ada dua nama, termasuk pelatih terdahulu Firman Basuki. Akhirnya kami sepakat menunjuk Iwan Setiawan untuk menangani tim,” ungkap pihak manajemen Persema Malang.
Dengan hadirnya pelatih baru, manajemen berharap para pemain dapat termotivasi dan menunjukkan performa terbaiknya demi membawa Persema Malang melangkah lebih jauh di kompetisi Liga 4 Jawa Timur, sekaligus menjadi awal kebangkitan Laskar Ken Arok di dunia sepak bola nasional.



