Waktu Sekarang

27 Januari 2026 11:08

Bupati Situbondo Di Ruang Kerjanya Mengajak Jurnalis/WartAwan Bersinergi

Kategori : ,

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

matarajawali.net – Situbondo; Bupati situbondob Yusuf Rio W pryoga menyikapi isu yang sedang hangat pasca demonstrasi seminggu yang lalu, kalau tidak salah ya seminggu yang lalu ada ekses dari demonstrasi itu yakni adanya pelaporan atau laporan ke pihak kepolisian

Meskipun saya tidak tahu siapa yang dilaporkan,muncul berbagai diskusus di tengah publik tentang ekses dari demonstrasi itu, terutama saya juga sering merespon secara langsung terkait ekses itu dengan semua platform media sosial saya, baik di tiktok maupun di facebook, di instagram dan secara resmi memang saya belum pernah menyatakan atau berstatement apapun.

Bagi saya dinamika seperti ini hal yang biasa saja terjadi, apalagi kita sedang dalam posisi istilahnya adjustment periode pengaturan ulang.

Nah ini periode itu, baik di tengah birokrasi, di tengah civil society di tengah tim pendukung waktu pilkada itu juga melakukan upaya reset ulang atau adjustment,itupun demikian dengan teman-teman yang berada di dunia kewartawanan atau di jurnalistik.

Beda style kepemimpinan itu juga mempengaruhi aksi reaksi atau respon dari setiap isu atau fenomena politik.

Style saya seperti yang pernah waktu itu kita bicara, platform yang ingin saya butuhkan dari teman-teman media itu adalah ide dan gagasan, dan sebagian sudah memahami situasi itu, sebagian besar bahkan sering mengajak saya memberikan ide tentang banyak hal, di dunia pertanian, peternakan banyak sekali, kepariwisataan DLL.

Semua saya merespon dengan sangat baik dan saya mau menurut ke teman-teman soal itu tapi sebagian merasa bahwa situasi itu menguntungkan mungkin secara pragmatis, maka dia tetap melakukan upaya-upaya kritisik.

Kritisisme itu sebenarnya sangat diperbolehkan sangat dianjurkan bahkan saya menyiapkan berbagai macam kegiatan yang sifatnya itu dialogis langsung.

Itu bebas teman-teman mau ngomong apa aja masyarakat situbondo mau mengkritik saya apa saja itu bebas sebebas-bebasnya,dan yang kedua pendopo dibuka secara umum sejak saya dilantik, anda mau datang jam 2 jam 3 malem pun kopi akan tersedia.

Dan pintu rumah saya ini gak pernah saya kunci, saya tadi malam sampai jam 3 gak pernah ada yang kunci bebas sebebas-bebasnya, kenapa bagi saya dengan seperti itu kita bisa berkolaborasi,

Teman-teman media/wartawan menjadi mitra strategis sebagai pemilik isu yang tahu di lapangan dan bagaimana membentuk sebuah isu menjadi sumber kebijakan, nah itu yang saya harapkan.

Bukan saya mau menantang mereka untuk berkelahi, tapi bagi saya sebagai seorang aktivis mahasiswa, yang memang dari dulu kerjaannya ya sama kayak teman-teman demo aja kerjaannya begitu ya tidak perlu ada yang dikhawatirkan dari demo itu bentuk dialog, memang tensinya pasti lebih tinggi karena memang demonstrasi itu biasa saja.

Biasa saja,tidak bahkan sampai masuk ke hati saya, bahkan setelah demo teman-teman tetap saya temani kita video call gitu sama teman-teman, artinya situbondo ini dalam kondisi yang cukup kondusif.

Untuk teman-teman jurnalis/wartawan tidak seperti yang terjadi belakangan ini seolah-olah di framing bahwa saya melakukan penganiayaan atau melakukan persekusi terhadap seorang jurnalis.

Nah dalam konteks itu hari ini kami sudah berkomunikasi sejak Senin kemarin kami sudah berkomunikasi dengan instansi terkait atau institusi yang terkait pelapor tersebut dan sudah ada langkah-langkah evaluatif dan saya rasa itu sudah menjadi kebijakan yang profesional dan sangat bijaksana untuk kondusifitas tidak hanya di situbondo tapi di Jawa Timur.

oleh karena itu saya berharap hari ini juga ada upaya tegas untuk mencabut laporan yang sekali lagi saya sampaikan saya tidak tahu siapa yang dilaporkan,tapi itu satu langkah maju untuk menjaga kondisi situbondo suasana syang baik.

Sejak saat ini saya ingin menyampaikan kepada temen memen jurnalist dan seluruh masyarakat, mari kita bergandengan tangan sudah tidak ada lagi sejak laporan itu dicabut tentu sudah tidak ada lagi rencana-rencana aksi yang akan digelar di manapun di situbondo atau di luar kota, karena kemarin kita lihat ada dari Pemekasan dari Bondowoso tanpa mengkonfirmasi kebenaran isu itu.

Meskipun saya memilih diam tidak mengkonfirmasi bukan berarti langkah-langkah hukum tidak kami persiapkan, kami sudah mempersiapkan dengan 10 tim kuasa hukum kami, bahwa itu terjadi hal-hal di luar dugaan kami dan tentu para pendukung saya juga sudah berkali-kali bahkan hari ini sudah ada pergerakan ingin juga melakukan aksi boikot dan demonstrasi juga begitu ya oleh karena itu saya berharap itu sudah tidak terjadi lagi karena sudah selesai kita bergandengan tangan.

Mobil saya juga suadah disiapkan dua sejak lama bahkan ada mobil Hiace ada mobil Avanza, siapapun boleh ikut tidak boleh lagi ada framing wartawan istana pendopo dan lain-lain.

Itu yang saya bilang tadi Sebagian yang belum selesai, mudah-mudahan dengan kejadian ini dengan pengaturan ulang ini semua menjadi paham apa yang saya pikirkan, tidak lain untuk perbaikan Situbondo kedepan lebih maju.

Kecuali saya melakukan langkah-langkah kebijakan yang keliru, saya melakukan tindak pidana korupsi, nepotisme, kolusi, saya berharap itu diingatkan oleh teman-teman, jangan ragu teman-teman boleh melakukan apa saja kalau itu terjadi,akan tetapi sepanjang lima bulan ini saya sangat terbuka soal keuangan negara, siapapun boleh mengakses dan terbuka.ujarnya(sup

No Tag
Matarajawali
Di Post : 6 bulan Yang Lalu
Berita Serupa
Kategori 1
Kategori 3
Kategori 2
Kategori 4