Waktu Sekarang

24 Juni 2024 10:40

DPC Madas Malang Raya Tegaskan Netral Dalam Pemilu 2024

Kategori :

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Matarajawali.net – Kota Malang; Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Madura Asli (Madas) Malang Raya menggelar pertemuan rutin, bertempat di rumah Andrian Afriandhika di Kelurahan Lesanpuro, Kedungkandang, Kota Malang, Minggu (12/11/2023).

Pertemuan rutin DPC Madas Malang Raya kali ini dihadiri hampir seluruh pengurus, kader, maupun anggota se-Malang Raya. Selain itu ada season pengenalan anggota baru.

Ketua DPC Madas Malang Raya Ashadie dalam sambutannya menyampaikan, tujuan utama dari pertemuan tersebut adalah untuk memperkuat jalinan silahturahmi antar pengurus, anggota, maupun kader, serta penguatan dan pengembangan organisasi kedepannya.

“Sebagai organisasi kemasyarakatan kita memang mengutamakan musyawarah untuk mencapai mufakat. Kekompakan dan kesolidan yang sudah terjalin ini harus terus dibina dan dikuatkan,” tuturnya.

Lebih lanjut, sebelum melangkah kearah koordinasi, dirinya pun mengajak seluruh hadirin bersholawat dan dilanjutkan dengan doa, untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

“Sebelum kearah diskusi maupun koordinasi di barengi dengan bersholawat dan doa. Agar organisasi yang kita cintai bersama ini senantiasa di ridhoi Allah SWT dan mendapat safaat Nabi Muhammad SAW,” imbuhnya.

Dalam pertemuan kali ini dibahas mengenai rencana undangan dari Menkopolhukam yang akan diselenggarakan di Suramadu pada Sabtu 18 November 2023 mendatang. Ashadie juga menyebutkan, bahwa nantinya Madas akan bergabung bersama ormas-ormas Madura lainnya.

“Rencananya Madas bersama ormas Madura lainnya se -Jawa Timur, mendapat undangan dari Menkopolhukam di Suramadu. Namun belum fix lokasi tepatnya, serta mekanisme pemberangkatan dari Malang. Kita akan minta petunjuk DPD Madas Jatim serta koordinasi dengan Bupati Malang,” ungkapnya.

Pada kesempatan kali ini,dilakukan pembahasan juga mengenai pembaharuan KTA bagi seluruh anggota. Hingga saat ini sudah ada sekitar 600 anggota yang sudah mempunyai KTA Madas.

“Ada pembaharuan KTA ke depan, namun nanti kita bahas dulu beserta pengurus. Nanti juga akan di komunikasikan dengan jajaran pengurus DPD Madas Jatim,” ungkapnya.

Disinggung terkait arah politik Ormas Madas di Pemilu 2024. Ashadie menegaskan bahwa DPC Madas bersikap netral dan tidak berpihak untuk menghindari perpecahan dan kehancuran organisasi.

“Madas sudah besar, kesolidan dan kekompakan sudah terjalin. Sehingga takutnya kalau di bawa kearah politik akan hancur dan terjadi perpecahan. Sehingga di Pemilu 2024, kami serahkan sepenuhnya kepada individu masing-masing,” tegasnya.

Acara pertemuan rutinan ditutup dengan penampilan solo kreatif pesilat cilik Pamur yaitu Velischa Zelda Chesy Afriandhika (12) siswi kelas 6 SDN Lesanpuro 3. Gadis cilik yang akrab disapa Chesy ini merupakan anak kandung dari Andrian Afriandhika selalu tuan rumah pertemuan DPC Madas Malang Raya.

Chesy sendiri kerap mengikuti kejuaraan pencak silat, baik ditingkat kota, provinsi, maupun nasional. Bahkan juga aktif terlibat dikejuaraan antar pelajar. Dari semua kejuaraan yang diikuti baik kategori tunggal senjata, solo kreatif, maupun tanding, gadis cilik yang bercita-cita ingin menjadi Polwan ini kerap keluar sebagai juara.(ADT)

No Tag
Matarajawali
Di Post : 7 bulan Yang Lalu
Berita Serupa