Waktu Sekarang

24 Juni 2024 09:52

Jumat Curhat, Kapolres Malang Serap Aspirasi Pedagang Sekitar Stadion Kanjuruhan

Kategori :

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Matarajawali.net-Kab.Malang; Polres Malang kembali menggelar kegiatan ‘Jumat Curhat’ guna mendengarkan aspirasi dari masyarakat secara langsung. Kali ini, kepolisian berkesempatan tatap muka dengan pedagang area Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (21/7/2023) pagi.

Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan, melalui Jumat Curhat pihaknya ingin mendengar langsung keluhan dari pedagang yang selama ini berjualan di kios stadion terkait rencana pemerintah melakukan renovasi Stadion Kanjuruhan.

Seperti diketahui, pemerintah akan melakukan renovasi stadion kebanggaan warga Malang dalam waktu dekat. Renovasi dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan aktivitas kegiatan olahraga, ekonomi, dan sosial budaya.

“Saya mencoba menyerap aspirasi para pedagang di Stadion Kanjuruhan karena memang dalam waktu yang tidak terlalu lama proses renovasi perbaikan dan pembangunan stadion Kanjuruhan untuk menjadi lebih baik akan dilaksanakan,” kata AKBP Putu saat ditemui usai kegiatan di Kepanjen, Jumat (21/7).

Kapolres menambahkan, Polres Malang punya kewajiban untuk mengawal seluruh program-program pemerintah termasuk pembangunan renovasi Stadion Kanjuruhan. Kesempatan Jumat Curhat digunakan untuk menyerap aspirasi para pedagang yang berdampak langsung dengan adanya renovasi.

Bak gayung bersambut, sejumlah pedagang yang hadir menyampaikan beberapa masukan terkait relokasi maupun tempat pengganti jika kios yang selama ini dimanfaatkan berjualan jadi dipindahkan.

Meski bukan sepenuhnya menjadi ranah kepolisian, namun AKBP Putu berjanji akan mengakomodir aspirasi-aspirasi yang disampaikan oleh para pedagang dan menyampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Malang.

“Tadi saya lihat penyampaiannya dari para pedagang mendukung upaya pembangunan dan renovasi ini, juga kami rasakan dari hasil kami berinteraksi dengan seluruh warga di kabupaten Malang insya allah tidak ada resistensi,” ungkapnya.

Dikatakan Kapolres, proses renovasi stadion yang dilakukan nantinya tidak akan mengganggu proses hukum yang sedang berjalan. Olah TKP dan rekontruksi sudah dilakukan dan bilamana ada argumen TKP tidak boleh diubah maka hal itu tidak sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

AKBP Putu menyebut, dalam mengawal perbaikan dan renovasi Stadion Kanjuruhan, pihaknya akan fokus pada dua hal. Yakni, agar para pedagang pelaku UMKM memperoleh kepastian terkait keberlangsungan usaha berjualan serta memetakan hal-hal yang dapat menganggu proses renovasi.

“Dua hal ini yang jadi konsen kami, karena jika gangguan ini tidak bisa kami tekan seminimal mungkin nanti proses renovasi ini bisa lambat, yang kasihan adalah pelaku usaha di Kanjuruhan,” jelasnya.

Sementara itu, Oscar, ketua paguyuban pedagang Stadion Kanjuruhan, menyampaikan jika pihaknya bersama pedagang siap mendukung upaya pemerintah untuk pembangunan stadion menjadi ikon yang lebih indah dan lebih baik dari sebelumnya.

Oscar juga mendengar kabar, jika konsep relokasi Stadion Kanjuruhan akan mengusung konsep dan sarana yang lebih baik. Namun demikian, paguyuban pedagang berharap relokasi kios yang dilakukan saat renovasi hendaknya dicarikan tempat yang strategis dan nyaman.

“Kami dari penyewa kios memahami, namun berharap seadainya dipindahkan direlokasi untuk tempat yang layak, nyaman, aman, strategis,” kata Oscar.

Senada dengan Oscar, Hadi salah satu pedagang yang berjualan jersey Arema menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Kapolres Malang AKBP Putu Kholis yang turun langsung mendengarkan keluhan pedagang. Ia bersyukur dengan adanya Jumat Curhat dan berharap nantinya aspirasi yang disampaikan bisa ditanggapi dan dibantu mencarikan solusi.

“Mudah-mudahan forum bermanfaat, pembangunan lebih baik, sehingga nasib kita lebih bagus dan lebih enak dalam berusaha,” tandasnya.(ADT)

No Tag
Matarajawali
Di Post : 11 bulan Yang Lalu
Berita Serupa