Waktu Sekarang

21 Juni 2024 21:59

Melawan Penggusuran, PKL Tidar Meminta Keadilan Kepada Walikota

Kategori : ,

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Foto: Para PKL Menolak Penggusuran Lapak Secara Paksa

Matarajawali.net-KotaMalang; Puluhan PKL di sempadan saluran sungai tidar membuat berbagai spanduk untuk menolak rencana penggusuran oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas minggu (28/05/2023) di jl.Tidar Karangbesuki Sukun Kota Malang. Berbagai spanduk bertuliskan penolakan tersebut terpasang di sudut-sudut lapak PKL.

Terkait rencana penggusuran oleh BBWS, salah seorang PKL bernama Edi menyatakan bahwa semua PKL, sepakat untuk menolak penggusuran. Namun tidak keberatan jika dilakukan penataan.

“Secara pribadi saya tidak menolak jika dilakukan penataan PKL, namun jika mereka melakukan penggusuran kami sepakat menolak dan akan melawan.” ujarnya

Edi juga menyampaikan bahwa tidak ada sosialisasi dan kompensasi yang di berikan oleh BBWS terkait rencana penggusuran. Meraka hanya mengirimkan surat peringatan saja.

“Kita disini tidak menerima sosialisasi dari pihak BBWS, dan jika pun mereka mau memberi kompensasi kita akan menolak. Karena kita butuh kerja untuk anak istri dan tidak membutuhkan kompensasi.” jelasnya

Ditempat yang sama kordinator para PKL Nurcholis, berharap ada keadilan dari Walikota buat para PKL agar tidak melakukan penggusuran dan melindungi masyarakat kecil.

“Kita tidak mau digusur, kalau mau ditata silahkan. Kita tidak menghambat pembangunan dari pihak CV. Kalo dibelakang mereka bisa kerja, kita juga mengharapkan bisa kerja. Permintaan kita hanya satu bahwa kita butuh keadilan. Semoga bapak Walikota mau mendengarkan aspirasi kami dan memberi keadilan bagi rakyat kecil” ujarnya

Para PKL sudah menempati lahan ini selama 30 tahun dan selama ini tidak terjadi masalah apapun hingga tiba-tiba sebuah CV masuk dan memberitahu para PKL bahwa CV tersebut akan membangun akses jalan berupa jembatan.

“Rencana penggusuran ini berawal dari pemilik lahan diseberang sungai yang tidak memiliki akses jalan masuk. Dan mereka mengajukan kepada BBWS agar melakukan penggusuran PKL yang ada di sekitaran sungai.”tutupnya

Informasi awal yang didapatkan bahwa rencana penggusuran bermula dari CV.Zeus Animation beralamatkan di jl.kresna Polehan yang akan mengerjakan sebidang tanah disebrang sungai yang tidak mempunyai akses jalan masuk akan membangun jembatan dan sebuah hotel. Dan beberapa waktu lalu tiba-tiba BBWS mengirimkan surat peringatan penggusuran hingga 3x dan jika para PKL tidak pindah, maka pada tanggal 14 Juni 2023 akan dilaksanakan eksekusi penggusuran. (Aril)

No Tag
Matarajawali
Di Post : 17:58
Berita Serupa