Waktu Sekarang

21 Juni 2024 00:45

Kota Malang Borong Penghargaan Adiwiyata Untuk 20 Sekolahan

Kategori :

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

foto: dok.Pemkot Malang

Matarajawali.Net-Malang Kota; Senin (27/3/2023) Dinas Lingkungan Hidup (DLH)di pemerintahan Kota Malang mengapresiasi kepada sekolah sekolah yang berhasil dan mampu dalam Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) yaitu penghargaan Adiwiyata Tingkat Kota.

Sekolah sekolah yang meraih dan mampu menerapkan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan di Sekolah Tingkat Kota 2022 antara lain:

MI Nurul Huda, MIN 1, SD NU Hasyim Ashari, SDN Ciptomulyo, SDN Bakalankrajan 2, SDN Bandulan 5, SDN Bareng 1, SDN karangbesuki 2, SDN Jatimulyo 5, SDN Kebonsari 1, SDN Jatimulyo 2, SDN Lesanpuro 2, SDN Madyopuro 5, SDN Oro oro Dowo, SDN Tanjungrejo 3, SDN Tlogowaru 2, SMPL Mardiwiyata, SMP Muhammadiyah 1, MTsN 2, dan Mts Sunan Kalijogo.

Sutiaji juga memberikan apresiasi kepada sekolah sekolah yang menorehkan prestasi di tingkat nasional atau penghargaan Adiwiyata Mandiri yaitu SDN Lowokwaru 2, SDN Purwodadi 1, dan SDN Unggulan Al-ya’lu. Dan untuk kategori Adiwiyata tingkat Nasional diraih SDN Percobaan 2, SD Muhammadiyah 4, SDN Kotalama 1, SMPN 23, dan SMP Laboratorium UM. Penghargaan ini diberikan oleh Kementrian Lingkungan Hidup pada Tahun 2022 lalu.

Penghargaan ini dirangkai dalam acara apel pagi di Balai Kota Malang, Wali Kota Malang Drs.H. Sutiaji mengungkapkan penghargaan ini di dapat dari hasil kerja keras yang memiliki komitmen tinggi. “ Kerja cermat, kerja cepat dan kerja cerdas sudah dilaksanakan dalam arti orang yang memiliki komitmen, upaya dan usaha terus menerus.Yang namanya prestasi hanya bisa diraih oleh mereka yang memiliki keyakinan dan komitmen,” ucap Sutiaji.

Penghargaan (PBLHS) ini di tinjau pada aspek kebersihan, pengolahan sampah,tanaman, pemeliharaan pohon, konservasi air dan energi, Sanitasi dan Drainase serta inovasi terkait perilaku ramah lingkunagan hidup.

Lebih lanjut Sutiaji menyampaikan “ Sekuat apapun karakter anak, jika lingkungan tidak mendukung tidak mungkin tercapai. Jadi tentu komponen yang ada di lingkungan pendidikan memberikan kontribusi terhadap tercapainya Adiwiyata. Saya kira ini bisa didorong terus menerus dan itu bisa mengimbas pada sekolah lain”kata Sutiaji.(Ris)

No Tag
Matarajawali
Di Post : 16:34
Berita Serupa