Waktu Sekarang

21 Juni 2024 22:22

Gubernur Khofifah Raih The Most and Smart Inspiring woman Leader in 2023

Kategori :

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Foto: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menerima penghargaan dari Majalah Indonesia Property & Bank dan Majalah MyHome, sebagai The Most and Smart Inspiring Woman Leader in 2023, di Jakarta, Senin (20/32023) malam

matarajawali.net-Jatim: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menerima penghargaan dari Majalah Indonesia Property & Bank dan Majalah MyHome, sebagai The Most and Smart Inspiring Woman Leader in 2023, di Jakarta, Senin (20/32023) malam.

Penghargaan diberikan saat acara 17Annual Indonesia Property and Bank Award 2023 dan Indonesia My Home Award 2023.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh CEO Jurnalis Media Network Indra Utama dan Kepala BNPT RI Komjen Pol Boy Rafli Amar dan diterima langsung oleh Gubernur Khofifah. Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas komitmen Gubernur Khofifah dalam mendukung tumbuhnya sektor properti di Jatim.

Atas penghargaan yang diterima, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa penghargaan ini dedikasikan untuk seluruh jajaran stake holder di Jatim khususnya para pengembang di Jawa Timur.

“Alhamdulillah Jatim kembali mendapatkan apresiasi. Saya sampaikan terimakasih sekaligus saya menyampaikan apresiasi kinerja sektor properti (real estate) yang menyumbang cukup tinggi bagi pertumbuhan PDRB Jatim,” kata Gubernur Khofifah.

Gubernur Khofifah juga dinilai sebagai perempuan yang turut berperan besar dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), serta pendapatan pajak melalui sektor industri properti.

Pada 2022 lalu, tercatat sektor real estate telah menyumbang cukup besar bagi pertumbuhan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Jawa Timur. Berdasarkan pertumbuhan ekonomi Jatim pada Triwulan II Tahun 2022 sebesar 5,74%, sektor real estate termasuk 10 besar jenis lapangan usaha yang berkontribusi mendukung pertumbuhan PDRB Jatim.

“Jadi kontribusi sektor real estate terkonfirmasi produktif terutama pada enam daerah yang merupakan daerah prioritas pengembangan properti di Jatim. Yakni Kota Batu, Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Lamongan dan Kediri,” tuturnya.

Kontribusi sektor real estate terhadap ekonomi Jawa Timur pada Triwulan II Tahun 2022 sebesar 1,65. Kemudian PDRB sektor Real Estate (ADHK) pada TW II Tahun 2022 sebesar Rp 7.914,26 Miliar.

“Lapangan kerja di sektor real estate ini kan rata-rata padat karya. Oleh karena itu akan berseiring dengan berbagai ikhtiar terutama dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan mengurangi jumlah pengangguran di Jatim,” jelasnya.

Menurutnya, kontribusi real estate bagi pertumbuhan ekonomi di Jatim menjawab prediksi Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva yang mengatakan pada tahun 2023, ekonomi dunia cenderung suram ke arah gelap.

Prediksi tersebut, kata Gubernur Khofifah, bisa diatasi, salah satunya melalui awarding malam ini. Dirinya optimis akan terbangun recover together, recover stronger. Bahkan, harapannya semua menjadi game changer. Semua dapat mengubah keadaan. Mereka akan banyak melakukan banyak lompatan-lompatan.

“Tidak sekadar CEO tapi menjadi strong power leader dan menjadi pemimpin yang mampu mengubah dunia melalui penguatan-penguatan dengan berbagai strong partnership dengan dunia perbankan dan properti di negeri ini,” ungkapnya.

Dirjen Perumahan Kementerian PUPR RI Iwan Suprijanto menyampaikan bisnis properti terus tumbuh. Bahkan di masa pandemi trend nya masih positif sebesar 1,72 persen. Setidaknya tumbuh 1-2 persen dan mampu menggerakkan 174 sektor usaha yang lain. Mulai bisnis bulding material, perbankan termasuk bisnis interior.

“Jadi real estate cukup berpengaruh dan punya kontribusi signifikan. Ini akan kita dorong perkembangannya pasca pandemi Covid-19 menjadi strategi pemulihan ekonomi nasional,” ungkapnya.

Lebih lanjut, sektor perumahan di Indonesia masih mengalami isu dan tantangan, utamanya belum seimbangnya supply dan demand. Sehingga sebagai target Dirjen Perumahan tahun 2020-2024 untuk meningkatkan rumah tangga yang menghuni rumah tinggal layak huni dari 56,70% menjadi 70%. Sedangkan rumah tangga yang belum menempati rumah tinggal layak huni sejumlah 7,8 juta dengan proyeksi pertumbuhan rumah tangga baru yakni 3,2 juta hingga tahun 2024.

“Arah kebijakan yang diambil pemerintah yakni memberikan akses masyarakat secara bertahap akan perumahan yang layak dan aman terjangkau untuk mewujudkan kota yang inklusif dengan intervensi langsung sebesar 40%. Sedang 60% sisanya untuk intervensi tidak langsung,” urainya.

CEO Jurnalis Media Network Indra Utama menambahkan, dipilihnya Gubernur Khofifah bukan semata-mata gaya kepemimpinan seorang perempuan yang cakap memimpin Jatim. Lebih dari itu, dirinya juga melihat bagaimana rekam jejak Gubernur Khofifah di bidang properti.

“Saya mengamati sekaligus meminta masukan dari beberapa teman bidang properti di Surabaya, Gresik dan Malang. Mereka mengatakan baik karena sejauh ini beliau mendukung dan memperhatikan industri properti,” tuturnya.(ila/ad)

No Tag
Matarajawali
Di Post : 22:10
Berita Serupa