Waktu Sekarang

23 Juni 2024 18:09

Pedagang Pasar Madyopuro Pasrah Harga Migor Melambung Tinggi

Kategori :

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Foto : Toko Sembako dipasar Madyopuro, kedungkandang, Kota Malang

Matarajawali.Net – Kenaikan harga minyak goreng terpantau masih melambung pada hari ini. Di daerah pasar Madyopuro jalan Danau Jonge, Kedungkandang, Kota Malang setelah pemerintah memutuskan mencabut aturan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan menyerahkannya pada mekanisme pasar.

Menurut salah satu pedagang dipasar tersebut,Kusmiati saat diminta tanggapan soal harga minyak tersebut menyatakan (17/3/22)
“Harga minyak yang dulunya bisa subsidi harga 14 ribu/liternya sekarang menjadi 24 ribu/liter itu harga kulakannya (Pengambilan dari produsen/red) sementara harga jual ke konsumen 25 ribu/ kemasan 1liter.

Ketersediaannya juga terbatas hanya 5 karton migor 1 literan setiap bulan untuk pembeliannya harus menggunakan kartu identitas KTP sedangkan kalau mau nambah 1 karton lagi harus membeli produk lain seperti 1 karton mie instan” terangnya

Dia juga menambahkan harapannya walaupun takut salah untuk mengungkapkan “Kalau ada yang beli mau murah ataupun mahal yang terpenting tidak membuat kabur pelanggan hanya saja dulu subsidi yang katanya 6 bulan tapi ternyata cuma 2 bulan saja” imbuhnya

Sementara menurut Kadis Diskopindag kota Malang,Sailendra menyatakan “Sesuai dengan yang ditetapkan Pemerintah Pusat, minyak goreng kemasan harganya sesuai mekanisme pasar sedangkan minyak curah 14 ribu” terangnya

Dari pantauan awak media dilokasi, pedagang minyak goreng di pasar tradisional Madyopuro memang tampak lebih sedikit dari sebelum ada kenaikan harga minyak goreng. (Rita)

No Tag
Matarajawali
Di Post : 12:37
Berita Serupa